Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kota Madiun menyatakan rangkaian perayaan ke-108 Hari Jadi Kota Madiun tahun 2026 dengan tema "Madiun Berkilau" yang berlangsung dari 29 Mei hingga 25 Juli diproyeksikan mampu mendongkrak kreativitas dan kegiatan perekonomian di daerah setempat.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun di Madiun mengatakan rangkaian perayaan ke-108 Hari Jadi Kota Madiun tahun 2026 akan melibatkan talenta lokal Kota Madiun, mulai dari seniman, komunitas, kreator muda, hingga pelaku UMKM yang semuanya diberi ruang untuk menunjukkan kreativitas kepada publik.
"Yang penting kegiatan hari jadi ini tidak hanya seremonial. Saya ingin SDM Kota Madiun benar-benar bisa menunjukkan kreativitas dan akhirnya berdampak ke ekonomi daerah," ujar Plt Wali Kota Bagus saat peluncuran rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 di Balai Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis.
Menurutnya, momentum Hari Jadi Kota Madiun yang diperingati setiap tanggal 20 Juni merupakan panggung besar bagi talenta lokal, anak muda kreatif, pelaku usaha, hingga masyarakat luas untuk ikut tumbuh bersama dan terlibat.
Ia menyebut, Pemkot Madiun memang membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar peringatan hari jadi tahun ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Berbagai pelaku usaha juga dilibatkan dalam setiap agenda kegiatan.
Tak hanya soal hiburan, Bagus juga ingin momentum Hari Jadi Kota Madiun menjadi titik kumpul lahirnya ekosistem kreatif baru di Kota Madiun.
Bagus ingin agar seluruh rangkaian kegiatan mampu memperkuat identitas Kota Madiun sebagai kota kreatif sekaligus mendongkrak kegiatan ekonomi masyarakat.
Adapun, rangkaian agenda perayaan Hari Jadi Kota Madiun tahun 2026 dimulai dengan Jambore Nasional Vespa pada 29-31 Mei nanti. Setelahnya langsung disambung Turnamen Catur Nasional pada 31 Mei.
Memasuki bulan Juni, agenda akan semakin padat. Di antaranya, E-Sport Competition, Modern Penthatlon, Turnamen Tenis Meja, dan Turnamen Bola Basket dari bidang olahraga. Selain itu, di bidang budaya masih ada Madiun Khitanan, Lomba Tata Rias Pengantin Adat Jawa, Pagelaran Seni Kecamatan Kartoharjo dan Taman, Parade Drumband, Barongsai, Kirab Budaya Pencak Silat, Madiun Bersholawat, Pagelaran Wayang Kulit melibatkan 17 dalang lokal dan 100 waranggana muda, hingga Madiun Spectra Carnival dan lain sebagainya.
Masih di Juni, ada satu agenda yang cukup menarik bagi anak muda. Yakni, Youth Creative Week. Kegiatan ini berisi workshop dan lomba content creator. Kegiatannya selama 10 hari yang akan digelar di tiga lokasi berbeda selama rangkaian HUT berlangsung, yakni di PSC, GCIO, dan lantai 2 Pasar Sleko.
Kegiatan itu lebih mengedepankan peningkatan kompetensi kawula muda khususnya di era digitalisasi sekarang ini. Agenda ini sengaja dihadirkan untuk mewadahi anak-anak muda untuk unjuk gigi dan pengembangan diri.
Dilanjut di bulan Juli masih ada banyak agenda kegiatan. Seperti street competition (3on3, skateboard, BMX, pushbike, mural), Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB), Turnamen Tinju, Tenis Lapangan, dan lari, hingga kompetisi video mapping, serta hiburan artis nasional dan regional.
"Kota Madiun itu dianugerahi sumber daya manusia yang luar biasa. Kita kota kecil, tetapi harus berani mendunia," kata Bagus.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.