Polisi Selidiki Penyebab Kecelakan Pasuruan

id Kecelakaan Pasuruan

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakan Pasuruan

Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (13/1) (istimewa )

Pasuruan (Antara Jatim) - Petugas Kepolisian Resor Pasuruan, masih menyelidiki penyebab pasti peristiwa kecelakaan beruntun yang terjadi di depan SMA Advent di Parerejo, Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Jumat sore.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Pasuruan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Evon Fitrianto, Jumat mengatakan sedikitnya ada 14 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB ini.

"Kendaraan itu terdiri dari tujuh sepeda motor, enam mobil berbagai jenis dan dua dump truk. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan terkait dengan kecelakaan ini. Namun, dugaan awal kecelakaan terjadi akibat dump truk bernomor polisi B 9870 YM yang mengalami rem blong," katanya.

Ia mengemukakan dump truk yang dikemudikan Farikhul warga Jombang, melaju dari arah Malang ke Surabaya. Tapi sesaat setelah melewati Bakpo Telo, laju dump truk makin kencang di jalanan menurun dan pengemudinya tak bisa mengendalikannya lagi.

"Dump truk bermuatan limbah ini menabrak sepeda motor dan mobil yang ada di depannya. Karena lajunya sangat kencang, bahkan ada kendaraan yang terseruduk hingga terpental dan berpindah lajur jalan dan ada pengendara motor yang terlindas," katanya.

Indikasi rem dump truk ini blong, kata Evon, diperkuat dengan pengakuan kenek dump truk yang selamat, yakni Zainul warga Jombang. Ia mengaku rem sudah terasa blong sejak melewati Bakpao Telo.

"Kata keneknya, rem sudah terasa blong di Bakpao Telo (perbatasan Lawang-Purwodadi). Sopir sudah berusaha menghentikan kendaraan, tapi faktanya tidak bisa berhenti," imbuh Evon.

Ia menjelaskan dump truk baru bisa berhenti setelah tercebur ke sungai yang berkedalaman sekitar 20 meter.

Sedangkan korban, kata dia, hingga saat ini pihak kepolisian belum bisa memastikan jumlahnya, baik yang meninggal maupun luka-luka.

"Diperkirakan, puluhan orang luka-luka, baik luka berat dan ringan serta empat hingga lima orang meninggal dunia. Kami belum bisa memastikan berapa korbannya. Anggota masih melakukan pendataan," katanya.

Sementara itu, Munawir, salah seorang warga Purwodadi Pasuruan mengatakan akibat kecelakaan ini menyebabkan beberapa orang meninggal dunia.

"Ada pengemudi sepeda motor yang tertabrak dan meninggal di tempat, ada juga penumpang mobil yang selamat tetapi masih kurang tahu pasti kondisinya seperti apa," katanya.(*)
Pewarta :
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar