Surabaya (Antara Jatim) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaaan Cabang Surabaya Tanjung Perak menggelar istighatsah bersama dengan pengurus cabang Nahdatul Ulama Surabaya sebagai upaya mensinergikan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi warga NU.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan (TK) Cabang Surabaya Tanjung Perak Surabaya Poedji Santoso di Surabaya mengatakan kegiatan ini dilakukan supaya warga NU lebih tenang dan fokus dalam bekerja setelah mendapatkan perlindungan ini.
"Kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pengurus Besar Nahdatul Ulama beberapa waktu yang lalu," katanya, Selasa malam.
Ia mengatakan, berdasarkan pada kerja sama tersebut maka pihaknya atau juga NU bersama-sama atau secara mandiri akan melaksanakan sosialisasi dan edukasi program jaminan sosial kepada pengurus dan anggota NU.
"Kegiatan ini menjadi awal mula kerja sama dengan organisasi masyarakat dan keagamaan. Diharapkan, semua organisasi masyarakat dan keagamaan yang ada di Indonesia dapat dirangkul, sehingga cakupan perlindungan yang diberikan menjadi semakin luas untuk kesejahteraan seluruh masyarakat pekerja Indonesia," katanya.
Ia menambahkan, bahwa potensi untuk pekerja bukan penerima upah (BPU) yang ada di Perak ini ada hampir 50 ribu orang dan pihaknya masih mengerjakan sekitar 20 persen dari jumlah tersebut.
"Itu artinya masih banyak potensi yang harus dikerjakan untuk meningkatkan potensi jumlah peserta baru terutama yang BPU untuk dikerjakan lebih serius lagi," katanya.
Dalam waktu dekat ini, katanya, pihaknya akan menggandeng pengurus cabang dan pengurus ranting NU di Surabaya untuk bersama-sama ikut menjadi kepesertaan program ini.
"Setelah pertemuan tingkat Kota Surabaya setiap peserta nantinya akan mendapatkan kartu anggota NU yang sudah dibranding dengan dengan BPJS Ketenagakerjaan," katanya.(*)
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026