Bojonegoro (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, akan mengalokasikan anggaran yang berasal dari perolehan keuntungan penyertaan modal migas Blok Cepu, sebesar Rp15 triliun, untuk berbagai keperluan terutama biaya peningkatan sumber daya manusia (SDM). "Penetapan dan pemanfaatan dana abadi migas akan diatur melalui peraturan daerah (perda)," kata Bupati Bojonegoro Suyoto, di Bojonegoro, Senin. Berdasarkan perhitungan, menurut dia, perolehan keuntungan dari penyertaan modal pengembangan lapangan minyak Banyuurip Blok Cepu, sampai selesai berproduksi bisa mencapai Rp15 triliun lebih. "Perolehan keuntungan penyertaan modal Rp15 triliun itu hanya angka minimal, sebab besar kemungkinan lebih," katanya, menegaskan. Hanya saja, menurut dia, perolehan keuntungan sebesar Rp15 triliun lebih dari penyertaan modal tersebut akan diterima secara bertahap. "Perolehan keuntungan bisa berlangsung dalam lima tahun lebih," tandasnya. Lebih lanjut ia menjelaskan kalau perolehan keuntungan sebesar Rp15 triliun dimasukkan ke dalam bank, maka besarnya bunga bisa mencapai Rp1 triliun/tahun. "Bunga itulah yang akan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, untuk meningkatkan SDM, misalnya, memberikan bea siswa kepada siswa yang tidak mampu," paparnya. (*)
Berita Terkait
Trenggalek raih SIPP Award atas komitmen pembangunan berkelanjutan
26 September 2025 22:52
Terminal Teluk Lamong pertahankan ISO 14001:2015 lewat digitalisasi sistem
24 April 2025 10:58
KPK dalami proses pembahasan APBD Tulungagung tahun 2015--2018
7 Juli 2022 13:39
Bupati Tulungagung dukung KPK selidiki dugaan korupsi APBD 2015-2018
26 Januari 2022 21:45
Fakta persidangan serangan teroris di Paris pada 2015
8 September 2021 10:27
Kejari Madiun selidiki dugaan korupsi PBB periode 2015-2019
30 April 2021 22:00
LKBN ANTARA pertahankan sertifikat ISO manajemen mutu 9001:2015
22 September 2020 18:30
Wasit final Champions 2015/16 akui gol Sergio Ramos seharusnya offside
15 Mei 2020 07:49
