Pamekasan (Antara Jatim) - Sebanyak 14.161 warga di Pulau Madura, Jawa Timur, kini telah mengikuti program jaminan kesehatan nasional (JKN) melalui kepesertaan mandiri pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Pamekasan.
"Dari empat kabupaten yang ada di Madura ini, Pamekasan tercatat paling banyak kepesertaannya dibanding tiga kabupaten lain, yakni Sumenep, Sampang dan Bangkalan," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Hernina Agustin Arifin, Jumat.
Ia menjelaskan, jumlah warga Pamekasan peserta program JKN saat ini sebanyak 5.948 jiwa. Terbanyak kedua ialah Kabupaten Sampang 3.958 jiwa, lalu Sumenep sebanyak 2.450 jiwa dan yang paling sedikit Kabupaten Bangkalan, yakni 1.805 jiwa.
Secara keseluruhan, katanya, jumlah warga Madura yang kini terdata sebagai peserta JKN melalui BPJS Pamekasan sebanyak 2.210.633 jiwa dari total jumlah penduduk 3.754.165 atau 58,88 persen.
Sedangkan warga yang belum tercakup program BPJS hingga kini terdata sebanyak 1.543.532 jiwa atau 41,12 persen.
"Artinya cakupan program ini masih rendah, dan oleh karena itu, kami terus menggencarkan sosialisasi ini dengan berbagai upaya," ucapnya.
Dari jumlah 2.210.633 jiwa warga Madura yang telah mengikuti program JKN itu, peserta terbanyak di Kabupaten Sampang, yakni 603.186 jiwa, lalu Sumenep sebanyak 574.802 jiwa, Pamekasan 542.242 jiwa dan yang terakhir Bangkalan sebanyak 490.403 jiwa.
Sedangkan warga yang belum tercakup program di JKN di masing-masing kabupaten meliputi, Kabupaten Bangkalan sebanyak 416.358 jiwa, Sampang 349.975 jiwa, Pamekasan sebanyak 248.998 jiwa dan Kabupaten Sumenep sebanyak 528.201 jiwa. (*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026