Beirut (Antara/AFP) - Kelompok jihad telah membunuh 270 pejuang rezim Suriah, penjaga keamanan sipil dan karyawan sejak merebut lapangan gas di Provinsi Homs, satu kelompok pemantau mengatakan Jumat. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia menjelaskan, pengambilalihan ladang fas Shaar Kamis adalah menjadi operasi anti-rezim "terbesar" bagi Negara Islam (IS) sejak muncul dalam konflik Suriah tahun lalu. Pengawas, memperbarui jumlah korban sebelumnya dari 115, mengatakan telah mendokumentasikan "kematian 270 orang dalam pertempuran atau dieksekusi" sejak Kamis. "Sebagian besar dari orang-orang yang tewas dieksekusi di bawah todongan senjata setelah ditawan sesudah pengambilalihan kamp," kata Direktur Observatorium Rami Abdel Rahman. "Sebelas dari mereka yang tewas adalah karyawan sipil, sementara sisanya penjaga keamanan dan anggota Angkatan Pertahanan Nasional," tambahnya. Abdel Rahman mengatakan, serangan balik oleh pasukan rezim pada Jumat menewaskan 40 gerilyawan IS. Nasib hampir 100 orang yang bekerja di lokasi masih belum diketahui, menurut angka sebelumnya yang dirilis oleh Observatorium. (*)
Berita Terkait
Kelompok Jihad Mesir akui Pemboman Mematikan Sinai
5 September 2014 05:56
Kelompok Jihad Tewaskan 23 Orang di Selatan Baghdad
3 Agustus 2014 05:49
Prancis Tangkap Empat Remaja Putri Terkait Jihad di Suriah
1 Maret 2017 05:30
Terduga ISIS Tulungagung Pelatihan Jihad di Suriah
27 Maret 2015 21:39
Berlin: 550 Warga Jerman Bergabung dalam Jihad Suriah
23 November 2014 04:21
3.000 Pejuang Jihad Eropa Kini di Suriah dan Irak
24 September 2014 01:38
Prancis Katakan 930 Warganya Terlibat "dalam Jihad"
14 September 2014 21:13
Serangan Suriah Terhadap Kubu Jihad Tewaskan 53, Sebagian Besar Sipil
7 September 2014 06:56
