Berne (Antara/Reuters) - Basel melanjutkan dominasi mereka dalam sepak bola Swiss, ketika Kamis tampil untuk kelima kalinya berurutan sebagai juara liga negara itu, setelah menang 3-1 pada laga tandang di Aarau. Sebanyak 8.000 penonton yang memadati stadion kecil Aarau mengalami kejutan ketika laga berakhir, karena pendukung tim Basel memanjat pagar dan masuk ke dalam lapangan. Dalam siaran ulang televisi terlihat pendukung Basel berkelahi dengan petugas polisi dan melempari pendukung tuan rumah, tapi petugas keamanan dengan cepat mengatasi insiden itu sehingga tidak meluas. Kemenangan pertandingan itu menyebabkan Basel memimpin empat poin di atas Grasshoppers, yang mengalahkan Luzern 4-1, dengan sisa satu pertandingan lagi. Basel lolos otomatis ke babak penyisihan grup Liga Champions mendatang, sedangkan Grasshoppers, yang berada di urutan kedua, maju ke babak penyisihan ketiga. Pemain bertahan dari Kongo, Igor Nganga, membuat Aarau unggul pada menit keenam ketika melesatkan bola dari jarak dekat ke dalam gawang lawan. Tetapi pemain dari Pantai Gading, Serey Die, menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat tendangan mendatar dari jarak 25 meter yang melewati banyak pemain di area kotak penalti dan tembus ke arah kosong penjaga gawang Lars Unnerstall. Pemain tengah dari Argentine Matias Delgado membuat tuan rumah memimpin lima menit kemudian, melalui tembakan bebas dari jarak 25 meter dan Valentin Stocker membungkus kemenangan ketika pertandingan tersisa 11 menit lagi. Basel sebelumnya sudah memenangi total 17 kompetisi liga, lebih sedikit dari rekor Grasshoppers yang menyandang 27 gelar kemenangan.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026