Oleh Budi Setiawanto Jakarta (Antara) - Forum Keluar Besar Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (FKB KAPPI) 1966 menyarankan bakal capres Partai Gerindra Prabowo Subianto sebaiknya menggandeng bakal cawapres dari Partai Demokrat untuk Pemilu Presiden dan Wapres 9 Juli 2014. Ketua FKB KAPPI 1966 Bambang Heryanto di Jakarta, Minggu, mengatakan koalisi Gerindra dan Demokrat bersama sejumlah partai lain tentu merupakan perkembangan menarik. "Sebaiknya menyatu dan membangun koalisi konstruktif dan permanen," ucapnya. Terkait konvensi capres Partai Demokrat, kata Bambang, dengan perolehan suara dan kursi hasil Pemilu 9 April lalu, tidak memungkinkan partai itu mengusung sendiri bakal capresnya. Hal yang paling memungkinkan, menurut Bambang, keputusan konvensi diubah dari capres menjadi cawapres dan Dahlan Iskan yang meraih popularitas dan dukungan paling banyak dalam konvensi itu sangat layak disandingkan dengan Prabowo. "Dengan kondisi ini wajar saja bila Demokrat tak bisa mengajukan capres, dan hanya bisa ajukan cawapres," ujarnya. Kemampuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjalankan sistem presidensial dengan koalisi beberapa partai sudah terbukti selama dua periode. "Ini juga akan memperkuat koalisi permanen yang akan dibangun serta akan menjadi magnet bagi partai-partai menengah dan bisa menjaga kontinuitas program pemerintah sebelumnya," tuturnya. Bambang juga menyarankan para pemimpin aga tidak terus menerus membuat arus spekulasi politik. Oleh karena itu komunikasi politik harusnya dibuka lebih cepat agar masyarakat bisa mencermati visi dan program pasangan capres. "Kondisi yang ada saat ini, rakyat lebih dibawa pada arus pembentukan koalisi capres dan cawapres. Tanpa waktu yang cukup untuk melihat visi dan program pasangan capres," tukasnya.(*)
Berita Terkait
KAPPI bawa kopi Indonesia kembali ke Jepang lewat SCAJ dan Expo 2025
3 Oktober 2025 17:56
Indonesia siap rebut kembali pasar kopi Jepang lewat forum global
1 Agustus 2025 19:01
KAPPI suguhkan kopi premium di Paviliun Indonesia World Expo 2025
17 April 2025 19:45
Peneliti temukan mikroplastik pada air Sungai Brantas
24 Januari 2026 17:29
Menkomdigi sebut aturan kartu seluler baru cegah kejahatan digital
23 Januari 2026 21:45
Kemkomdigi buka uji publik rancangan peraturan pendekatan Kota Cerdas
23 Januari 2026 13:00
Kirim tim peliputan, ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 Januari 2026 15:50
Otorita matangkan persiapan ASN berkantor di IKN
21 Januari 2026 21:45
