PBB, Amerika Serikat (Antara/AFP) - Duta besar Moskow untuk PBB dalam dalam sidang mendadak Dewan Keamanan PBB, Kamis, mengatakan Rusia tidak meninginkan perang dalam krisis Ukraina. "Rusia tidak menginginkan perang dan begitu juga rakyat Rusia, dan saya yakin bahwa rakyat Ukraina juga tidak menginginkan ini," kata dubes Vitaly Churkin kepada dewan itu. Pidatonya diucapkan ketika negara-negara Barat menyampaikan kecaman-kecaman atas tindakan Moskow di Ukraina dan referendum yang menurut rencana diselenggarakan di Krimea, Ahad, untuk memutuskan apakah akan bergabung dengan Rusia. Perdana Menteri sementara Ukraina Aeseniy Yatsenyuk juga menyampaikan pidato di dewan itu, dan memperingatkan bahwa larangan penyebaran nuklir dapat terganggu kecuali ada satu penyelesian damai. Churkin membalas kecaman itu dengan satu kecaman terhadap penilaian para timpalannya mengenai krisis itu dan menegaskan kembali sikap Moskow bahwa presiden Ukraina digulingkan secara tidak konstitusional. Ia membela referendum itu sebagai akibat kekosongan hukum di Krimea, akibat "penggulingan yang tidak konsitusional pemerintah di Kiev" bulan lalu. (*)
Berita Terkait
Utusan AS akan kunjungi Yordania-Israel, bahas rencana perdamaian Gaza
6 Desember 2025 11:03
Palestina desak DK PBB bertindak akhiri serangan Israel ke Jalur Gaza
19 Maret 2025 12:05
Utusan khusus Sekjen PBB untuk air resmi dijabat oleh Retno Marsudi
1 November 2024 09:57
Retno Marsudi jadi Utusan Khusus Sekjen PBB pertama dari Indonesia
14 September 2024 11:03
Utusan PBB Timur Tengah kutuk serangan Israel di zona aman kemanusiaan
11 September 2024 05:18
Utusan PBB: Israel membuat rakyat kami kelaparan
5 Maret 2024 10:11
Utusan PBB terkait Myanmar desak pimpinan junta mundur
24 Oktober 2021 14:10
Utusan khusus PBB minta aksi DK hindari pertumpahan darah di Myanmar
1 April 2021 07:04
