Oleh Jorie M R Darondo Manado (Antara) - Sedikitnya tercatat 15 orang ditemukan dalam kondisi tewas dan seorang lagi jasadnya masih dalam pencarian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sulawesi Utara, Rabu (15/1). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Utara (Sulut) Noldy Liow di Manado, Kamis, mengatakan, dari jumlah tersebut 15 orang sudah ditemukan sementara satu orang masih dalam pencarian. "Satu orang tertimbun tanah longsor di Tinoor masih dalam pencarian," kata Noldy. Noldy menambahkan, pelaksanaan pencarian terhadap korban tersebut akan dilanjutkan Jumat (17/1). "Tim SAR akan kembali melanjutkan pencarian pada besok," kata Noldy. Menurut Noldy, dalam pencarian korban tanah longsor tersebut, tim SAR mengalami kendala di lapangan, seperti tanah yang labil. "Dengan kondisi tersebut tim SAR mengalami kesulitan bergerak, apalagi terus terjadi hujan," katanya. Selain korban jiwa, akibat bencana tersebut sekitar 100 lebih rumah hanyut terbawa banjir. BPBD Sulut masih terus melakukan pendataan, dan menunggu perkembangan informasi dari daerah terkait dengan bencana banjir dan tanah longsor tersebut. (*)
Berita Terkait
Korban tewas akibat banjir di Thailand jadi 162 orang
29 November 2025 21:30
56 tewas, 21 hilang akibat banjir dan tanah longsor di Sri Lanka
28 November 2025 15:50
Korban tewas akibat banjir di Thailand jadi 85 orang
28 November 2025 15:30
Topan Kalmaegi terjang Filipina, 80 orang dilaporkan tewas
6 November 2025 08:48
Sebanyak 60 orang tewas, 20 hilang, akibat Topan Kalmaegi di Filipina
5 November 2025 16:50
Delapan tewas setelah Topan Matmo picu banjir, longsor di Vietnam
9 Oktober 2025 10:28
Topan Ragasa terjang Taiwan, 14 orang tewas dan 124 hilang
24 September 2025 14:43
Lebih dari 921 orang tewas akibat banjir di Pakistan
6 September 2025 09:32
