Malang (Antara Jatim) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Jawa Timur, ketika melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional menemukan pedagang yang menjual hati sapi bercacing secara bebas.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Malang Hadi Santoso, Kamis, mengemukakan hati sapi yang mengandung cacing itu langsung disita dan dimusnahkan.
"Jumlahnya memang tidak banyak, namun sangat mengganggu konsumen. Kalau tidak langsung dimusnahkan kasihan konsumennya, sebab mengkonsumsi bahan pangan yang tidak layak," ujarnya.
Inspeksi mendadak (sidak), pengawasan dan penertiban peredaran makanan dan minuman tidak layak konsumsi tersebut merupakan kegiatan rutin menjelang hari-hari besar perayaan agama, termasuk Natal dan Tahun Baru.
Selain menemukan hati sapi yang mengandung cacing, Disperindag juga menemukan dan menyita sebanyak 89 jenis makanan dan minuman di sejumlah pasar tradisional maupun modern.
Ia mengatakan puluhan jenis makanan yang disita tersebut berasal dari 24 pelaku usaha. Pengawasan dan penertiban tersebut dimulai sejak Senin (16/12).
Barang-barang yang ditertibkan dan disita tersebut karena tidak memenuhi kriteria, di antaranya tidak ber-Standar Nasional Indonesia (SNI), tidak mencantumkan label halal pada produk yang dijual, dan masa kedaluarsa.
Selama melakukan sidak, katanya, ternyata banyak barang kedaluarsa yang dijual di pasaran, padahal ketentuan penarikan barang yang hampir kedaluarsa tersebut minimal satu bulan sebelum masa kedaluarsanya habis.
Menurut Hadi Santoso yang akrab dipanggil Soni itu, pelaku usaha (pedagang) yang ditemukan melanggar aturan, diwajibkan untuk langsung menarik dagangannya dari peredaran, baik makanan maupun minuman.
"Selain itu, para pelaku usaha juga berkewajiban untuk melapor pada Disperindag secara rutin. Dan, sampai sejauh ini pelaku usaha masih kooperatif, sehingga tidak sampai ada masalah," katanya, menambahkan.
Disperindag melakukan sidak dan penertiban terhadap peredaran makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi tesrebut tidak hanay ketika menjelang Natal dan Tahun Baru saja, tapi juga pada saat menjelang Lebaran serta sidak secara berkala. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.