Jenewa (Antara/Reuters) - Wabah folio menjangkiti anak-anak di wilayah bagian utara Suriah dan berpotensi menyebar di dalam dan luar negeri, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa. Folio, penyakit melumpuhkan yang disebabkan oleh virus dan menyebar melalui kontaminasi makanan dan air, dapat menyebar dengan cepat pada anak-anak di bawah lima tahun, terutama mereka yang tinggal di tempat tanpa sanitasi layak seperti di kamp pengungsi Suriah. Sebanyak 22 anak di Provinsi Deir al-Zor mendadak lumpuh pada 17 Oktober dan laboratorium WHO di Tunis telah mengisolasi virus folio yang diambil dari 10 pasien. "Sebanyak 22 anak tengah dirawat, dan 10 di antaranya positif terjangkit virus folio," kata juru bicara bagian pemberantasan folio WHO, Oliver Rosenbauer, di Jenewa. Sebagian besar korban masih berusia di bawah dua tahun dan diduga tidak pernah divaksinasi atau hanya menerima satu dosis vaksinasi oral. Diperkirakan sebanya setengah juta anak di Suriah belum divaksinasi folio maupun penyakit-penyakit melemahkan lainnya seperti campak, gondok, dan rubela. Badan anak PBB UNICEF melaporkan mereka belum divaksinasi karena perang saudara di Suriah. (*)
Berita Terkait
Israel setuju buka perbatasan Rafah secara terbatas dengan syarat
26 Januari 2026 15:06
Iran: Ada pihak asing "membajak" unjuk rasa jadi kerusuhan
23 Januari 2026 05:53
Presiden Palestina: Israel dalang di balik kehancuran Gaza
22 Januari 2026 20:06
Israel tidak siap, Trump dikabarkan batal serang Iran
19 Januari 2026 15:11
Media: Trump hentikan serangan terhadap Iran
19 Januari 2026 09:50
Komite Gaza diumumkan, Trump pimpin arah transisi kekuasaan
17 Januari 2026 14:15
PBB: Krisis kemanusiaan memburuk, 60 juta ton metrik puing ada di Gaza
16 Januari 2026 13:49
Sekjen PBB sangat prihatin Israel tangguhkan operasional LSM di Gaza
3 Januari 2026 19:31
