Madiun (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, siap mendistribusikan logistik yang akan digunakan untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat ke tingkat kecamatan dan desa sebelum hari pencoblosan tanggal 19 Juni berlangsung. "Semua logistik telah siap dan akan didistribusikan mulai tanggal 14 Juni ke panitia pemilih kecamatan atau PPK," ujar Komisioner KPU Kabupaten Madiun, Suharjono, kepada wartawan, Kamis. Menurut dia, terdapat 21 jenis logistik yang akan digunakan untuk pemungutan suara di masing-masing TPS. Di antaranya adalah, surat suara, bilik suara, dan alat tulis kantor. Selain itu, juga terdapat sejumlah jenis formulir untuk kebutuhan penghitungan dan rekapitulasi suara pemilihan. Logistik tersebut telah dipilah dan dikelompokkan sesuai jumlah pemilih untuk masing-masing wilayah pendistribusian. Setelah itu, logistik dimasukkan ke dalam kotak suara lalu dikunci dan disegel. "Semua aktivitas tersebut dilakukan dengan penjagaan ketat dari anggota Polres Madiun. Jika ada yang berbuat curang, maka hal tersebut akan dapat diketahui sebab terdapat sistem pengamanan yakni kunci dan segel resmi dari KPU," ucapnya. Adapun untuk surat suara, sesuai dengan peraturan, jumlah surat suara yang dicetak adalah sebanyak jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Madiun ditambah 2,5 persen untuk cadangan. Total surat suara tercetak mencapai 608.981 lembar. Suharjono menambahkan, pihak KPU telah selesai melakukan penyortiran surat suara tersebut dengan melibatkan sejumlah tenaga PPS dan KPPS yang ada. Pihaknya memperkirakan, pendistribusian logistik pilkada ke tingkat PPK akan dilakukan pada tanggal 14 hingga 15 Juni. Kemudian pendistribusian diteruskan ke panitia pemungutan suara atau desa pada tanggal 17 hingga 18 Juni, dan pada hari H tanggal 19 Juni dibawa ke masing-masing TPS. Seperti diketahui, Pilkada Kabupaten Madiun 2013 rencananya akan diikuti oleh empat pasangan calon bupati dan wakil bupati. Keempat pasangan calon tersebut adalah, nomor urut 1 yakni pasangan petahana Muhtarom-Iswanto (Mu-Is) yang diusung PKB dan Partai Demokrat. Nomor urut 2 adalah pasangan jalur perseorangan Widi Priyanto-Suntoro (Wi-Ro). Lalu nomor urut 3 adalah pasangan Sukiman-Suprapto (Pak Su) yang diusung PDI Perjuangan, Golkar, dan PKS. Dan terakhir, nomor urut 4 adalah Sumardi-Dimyati Dahlan (Sehati) yang diusung PKNU, Partai Patriot, dan PDK. Saat ini, tahapan pilkada telah memasuki kampanye hingga tanggal 15 Juni dan pencoblosan tanggal 19 Juni mendatang. (*)
Berita Terkait
Wamenkomdigi : Kantor Berita ANTARA berperan penting publikasikan program pemerintah
20 Januari 2026 17:46
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Khofifah di Grahadi
19 Januari 2026 20:55
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Jawa Timur
19 Januari 2026 18:27
Reposisi ANTARA: tantangan kecepatan, independensi, dan pengawasan
14 Januari 2026 15:10
Sore ini, Derbi Indonesia antara Persib vs Persija digelar
11 Januari 2026 12:39
ANTARA dukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026
9 Januari 2026 16:40
Sertijab Kepala LKBN ANTARA Biro Jawa Timur
6 Januari 2026 16:22
KUHP beri batasan jelas antara kritik dan penghinaan
3 Januari 2026 11:18
