Malang (Antara Jatim) - Malang Nasional Maraton atau MNM 2013, Minggu (28/4), merupakan rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-99 Kota Malang berhadiah total sebesar Rp154 juta. Menurut Sekretaris Panitia MNM 2013 Edy Wahyono, Sabtu, hadiah total sebesar Rp154 juta itu untuk hadiah maraton sebesar Rp108 juta, lari 10 K TNI/Polri sebesar Rp10 juta, 10 K umum sebesar Rp20 juta dan 10 K pelajar sebesar Rp16 juta. "Jumlah peserta yang kami targetkan tahun ini secara keseluruhan sebanyak 13 ribu dan saat ini sudah tercapai. Banyak sekolah yang mengerahkan siswa-siswinya untuk berpartisipasi dalam MNM ini,' katanya, menambahkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, start MNM di Jalan Simpang balapan pada pukul 06.00 WIB dan start di Lapangan Rampal. Khusus untuk rute lari maraton akan melewati hampir seluruh wilayah di tengah kota. Untuk maraton, MNM akan menjadi ajang pemanasan bagi pelari yang bakal mewakili Indonesia di ajang SEA Games tahun ini di Myanmar karena ada sejumlah pelari nasional yang berpartisipasi di ajang tersebut. Sejumlah pelari nasional yang tahun lalu juga berpartisipasi di ajang MNM dan dipastikan kembali bergabung adaah Noce Matital, Sukarno dan Agustinus Benu (pelari putra). Sedangkan pelari putri adalah Erni Ulatningsih, Helda Napitupulu dan Khotijah. Pelari yang berpartispasi dalam MNM 2013 di antaranya berasal dari sejumlah klub di Solo, Wonogiri, Pati, Kudus, Pekalongan, Lumajang, Cepu, Yogyakarta, Denpasar, dan jakarta. Pemenang pertama maraton tahun lalu untuk putra diraih oleh Noce Matital dengan catatan waktu 2:37:53, di posisi runner up ditempati Sukarno dengan catatan waktu 2:39:30 dan ketiga ditempati oleh Agustinus Benu dengan catata waktu 2:40:37. Sementara maraton putri, peringkat pertama diraih Erni Wulatningsih dengan catatan waktu 3:24:19, posisi kedua diraih oelh Helda Napitupulu dengan waktu 3:26:38 serta peringkat ketiga ditempati oleh Khotijah dengan catatan waktu 3:35:01. MNM sempat vakum selama tiga tahun berturut-turut karena tidak adanya biaya penyelenggaraan maupun untuk hadiah, yakni pada tahun 2009, 2010 dan 2011. Padahal, beberapa tahun sebelumnya skala lomba lari maraton tersebut berskala internasional (MIM).(*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026