Politik pada akhirnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat. Politik perlu membantu masyarakat menghadapi persoalan hidup sehari-hari, memperkuat ekonomi keluarga, membuka peluang kerja, menjaga lingkungan, dan memberi harapan bagi generasi muda.
Surabaya (ANTARA) - Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif, PDI Perjuangan Jawa Timur Didik Prasetiyono menegaskan bahwa kerja politik harus berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan.
"Politik pada akhirnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat. Politik perlu membantu masyarakat menghadapi persoalan hidup sehari-hari, memperkuat ekonomi keluarga, membuka peluang kerja, menjaga lingkungan, dan memberi harapan bagi generasi muda," kata Didik saat menghadiri pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tuban, Minggu.
Pelantikan sebanyak 206 pengurus PAC dari 20 kecamatan di Kabupaten Tuban tersebut berlangsung menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila dan diwarnai prosesi simbolis berupa penciuman Bendera Merah Putih serta pembagian bibit pohon sukun kepada para kader.
Menurut Didik, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi, perubahan sosial yang cepat, perkembangan teknologi hingga persoalan lingkungan.
Karena itu, kader partai dituntut hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memahami kebutuhan yang berkembang di lapangan.
Ia mengatakan masyarakat membutuhkan figur-figur yang mau mendengar aspirasi warga, memahami persoalan daerah, serta ikut mencari solusi bersama guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Didik mengajak seluruh kader menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas politik dan pengabdian kepada masyarakat.
Didik juga menyampaikan pesan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah agar seluruh kader memperkuat program-program kerakyatan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Ia menambahkan bahwa simbol mencium Bendera Merah Putih mencerminkan komitmen kader terhadap bangsa dan negara, sedangkan bibit pohon sukun yang dibagikan menjadi simbol keberlanjutan, ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurut Didik, pohon sukun memiliki nilai strategis karena selain berfungsi sebagai penghijauan, juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan alternatif dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban Ony Setiawan mengatakan kepengurusan yang dilantik merupakan hasil proses kaderisasi dan regenerasi yang dilakukan secara berjenjang.
Dari total 206 pengurus yang dilantik, sekitar 36 persen berasal dari kalangan generasi muda berusia di bawah 35 tahun, sedangkan sekitar 39 persen merupakan kader perempuan.
Menurut Ony, komposisi tersebut menunjukkan komitmen partai dalam memperkuat regenerasi kepemimpinan sekaligus meningkatkan keterlibatan perempuan dalam aktivitas politik dan organisasi.
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026