Surabaya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur menyiapkan 1.495.200 Personal Identification Number (PIN) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 guna mengakomodasi proses pendaftaran calon murid baru di seluruh wilayah provinsi itu.
"Alhamdulillah, pengambilan PIN lancar hingga hari ini, tidak ada laporan antrean dari sekolah se-Jawa Timur. Saya memprediksi mulai besok akan ramai yang mengajukan," kata Kepala Disdik Jawa Timur (Jatim) Aries Agung Paewai di Surabaya, Senin.
Aries mengatakan hingga hari kelima pelaksanaan, sebanyak 117.323 pengajuan PIN telah masuk untuk proses verifikasi dan validasi, sedangkan 90.963 siswa telah memperoleh PIN.
Menurut dia, jumlah pengajuan diperkirakan meningkat mulai Selasa (2/6) setelah terbitnya Surat Keterangan Lulus (SKL) dari sekolah asal.
Selain menyiapkan kuota PIN dalam jumlah besar, Disdik Jatim juga mengingatkan masyarakat agar memahami ketentuan penggunaan Kartu Keluarga (KK) dan Surat Keterangan Domisili (SKD) saat proses pengajuan PIN.
Ia menjelaskan terdapat empat kategori dokumen yang berlaku yakni KK murni, SKD bencana alam atau sosial, SKD pondok pesantren atau yayasan, serta SKD mutasi.
"Kalau mengklik SKD mutasi, maka siswa hanya bisa daftar di jalur mutasi saja, tidak bisa mengikuti jalur SPMB lainnya. Karena itu operator sekolah diminta memastikan kembali kebenarannya kepada siswa," ujarnya.
Aries menambahkan jalur mutasi diperuntukkan bagi anak Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun pekerja swasta berbadan hukum dengan kuota tiga persen.
Sementara itu Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim Sri Untari Bisowarno menilai proses pengambilan PIN tahun ini berlangsung lebih tertata dibandingkan tahun sebelumnya.
"Semuanya on the track. Tidak ada antrean panjang. Yang masih manual itu hanya validasi dan verifikasi berkas oleh operator sekolah," katanya.
Menurut Sri Untari, penambahan operator di sekolah membantu mempercepat pelayanan verifikasi sehingga tidak terjadi penumpukan pendaftar saat pengambilan PIN.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026