Malang Raya (ANTARA) - Polresta Malang Kota, Jawa Timur, membuka ruang penyampaian kritik membangun melalui lomba mural bertajuk “Suara Kita” yang digelar di Malang Creative Center (MCC), Senin.
Kepala Polresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, lomba mural tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan diikuti 47 peserta.
“Melalui lomba mural ini, kami ingin menghadirkan ruang ekspresi kreatif yang edukatif, termasuk kritik yang membangun,” kata Putu.
Ia mengatakan mural menjadi salah satu bentuk seni yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan berbagai pesan sosial secara visual.
Menurut dia, konsep tersebut menjadi alasan Polresta Malang Kota menyelenggarakan perlombaan mural.
“Ini media komunikasi visual yang menarik dan mudah diterima masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota, AKP Rakhmat Adji Prabowo, mengatakan lomba mural tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi membangun kesadaran sosial.
Menurut Aji, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dengan pelaku seni dan generasi muda di Kota Malang.
Selain itu, kata dia, lomba mural menjadi bagian dari upaya mencegah vandalisme yang kerap terjadi pada fasilitas umum.
Ia menjelaskan vandalisme sering dilakukan sebagai bentuk pelampiasan emosi atau upaya mencari pengakuan diri.
“Padahal tindakan tersebut merugikan lingkungan dan melanggar norma sosial maupun hukum,” kata Aji.
Polresta Malang Kota menegaskan komitmennya membangun kedekatan dengan generasi muda sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026