Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menekankan proses pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 bersih, transparan, dan akuntabel, di mana semua anak harus sekolah.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono di Banyuwangi, Sabtu, mengemukakan pelaksanaan SPMB di Banyuwangi harus berdasar pada nilai-nilai pendidikan yang inklusif dan berasas keadilan.

"Semua anak Banyuwangi harus sekolah, dan setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, tak terkecuali bagi siswa kurang mampu, harus tetap bisa sekolah, tidak boleh ada alasan karena kendala ekonomi," ujarnya.

Mujiono meminta kepada Dinas Pendidikan setempat beserta seluruh kepala sekolah agar mengawal ketat SPMB, dan jangan sampai ada anak yang putus sekolah, termasuk juga karena kendala administratif atau kuota.

"Semua peserta juga harus mengikuti pelaksanaan SPMB secara jujur, tidak boleh ada praktik titipan, manipulasi data dan lain sebagainya. Saya minta bagaimana SPMB ini memudahkan bagi masyarakat," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Alfian menyampaikan SPMB 2026 dibuka mulai jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Untuk jenjang PAUD seleksi penerimaan ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing dengan memperhatikan kelompok umur dan ketersediaan ruang belajar.

Sementara penerimaan jenjang SD dilaksanakan melalui tiga jalur, yakni afirmasi, mutasi, dan domisili, dan kuota afirmasi diperuntukkan bagi anak dari keluarga miskin dan anak berkebutuhan khusus.

Mutasi diperuntukkan bagi murid yang mengikuti perpindahan kerja orang tua, sementara domisili menggunakan jarak tempat tinggal peserta didik dengan sekolah pilihan berbasis titik koordinat.

"Pembukaan pendaftaran untuk jalur afirmasi dan mutasi jenjang SD kami mulai 18-26 Mei, diumumkan 29 Mei, sementara jalur domisili pendaftaran dibuka mulai 18 Mei-13 Juni diumumkan pada 15 Juni, pendaftaran semi daring," kata Alfian.

Sedangkan jenjang SMP, katanya, memiliki empat jalur yakni afirmasi, mutasi, prestasi dan domisili, jalur afirmasi dan mutasi pendaftaran dibuka pada 19-20 Mei diumumkan pada 21 Mei, jalur prestasi pada 3-4 Juni diumumkan 5-6 Juni, dan domisili pada 8-9 Juni diumumkan pada 10-11 Juni.

"Proses pendaftaran untuk jenjang SMP semuanya secara daring," katanya.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026