Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Jepang, Selasa, mengumumkan bahwa Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan melakukan kunjungan resmi ke Belanda dan Belgia selama sekitar dua pekan mulai pertengahan Juni.
Perjalanan itu menjadi kunjungan luar negeri resmi keempat sejak Naruhito naik takhta, dengan tujuan mempererat persahabatan Jepang dengan internasional.
Selama kunjungan yang dijadwalkan pada 13–26 Juni, sebagai tamu negara, kaisar dan permaisuri Jepang itu akan menghadiri upacara penyambutan dan jamuan kenegaraan yang digelar keluarga kerajaan Belanda dan Belgia.
Kunjungan tersebut akan menjadi yang pertama mereka ke Belanda dalam 13 tahun dan ke Belgia dalam 27 tahun.
Saat berkunjung ke Belanda pada 2006 sebagai putra mahkota dan putri mahkota, Naruhito dan Masako tinggal selama dua pekan bersama putri mereka, Putri Aiko, dalam rangka pemulihan kesehatan sang putri mahkota dari gangguan penyesuaian.
Menurut agenda, setelah berangkat dari Tokyo pada 13 Juni, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan menghadiri upacara penyambutan serta jamuan kenegaraan di Amsterdam yang akan dipimpin Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima.
Mereka juga dijadwalkan bertemu Perdana Menteri (PM) Belanda Rob Jetten serta mengunjungi parlemen di Den Haag.
Naruhito-Masako juga diagendakan meletakkan karangan bunga di tugu peringatan perang guna mengingat sejarah invasi Jepang ke Hindia Belanda—kini Indonesia—pada masa Perang Dunia II.
Dalam rangka untuk memperingati 160 tahun hubungan diplomatik Jepang-Belgia, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako akan melanjutkan perjalanan ke Brussel pada 20 Juni, yang akan akan disambut Raja Philippe dan Ratu Mathilde. Mereka kemudian dijadwalkan kembali ke Jepang pada 26 Juni.
Perjalanan itu akan menjadi kunjungan pertama ke dua negara sekaligus sejak penobatan Kaisar Naruhito pada 2019.
Perjalanan luar negeri terakhir mereka berlangsung pada tahun 2025 ke Mongolia. Sebelumnya, pada tahun 2002, Naruhito dan Masako mengunjungi Selandia Baru dan Australia sebagai putra mahkota dan putri mahkota.
Sumber: Kyodo
Pewarta: Aditya Eko Sigit WicaksonoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026