Madiun (ANTARA) - Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni Kabinet Merah Putih) berkolaborasi dengan Kementerian ESDM dan PLN menyambungkan listrik gratis kepada 513 keluarga prasejahtera di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melalui Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Ketua Seruni Bidang IV, Sri Suparni Bahlil mengatakan bahwa listrik adalah hak dasar yang harus dirasakan secara merata di seluruh Indonesia.

"Program pusat memiliki target agar beberapa tahun ke depan seluruh wilayah yang belum mendapatkan akses listrik ini perlu kita sentuh dan berikan bantuan," ujar Suparni saat penyerahan bantuan pemasangan listrik gratis di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM tersebut menjelaskan bantuan BPBL menyasar rumah tangga di Kabupaten Madiun yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri.

Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang masih minim akses listrik.

Dalam  program BPBL tersebut, pemerintah memberikan sambungan listrik gratis mencakup pemasangan instalasi dengan daya 900 VA, tiga titik lampu, satu kotak kontak, Sertifikat Laik Operasi (SLO), dan token perdana sebesar Rp100 ribu.

"Dengan demikian, warga penerima dapat langsung menikmati manfaat listrik untuk kebutuhan sehari-hari maupun mendukung keamanan lingkungan," katanya.
 

Ketua Seruni Bidang IV sekaligus Ketua Dharma Wanita Kementerian ESDM Sri Suparni Bahlil (tengah) didampingi Bupati Madiun Hari Wuryanto (dua dari kiri) saat penyerahan bantuan pemasangan listrik gratis di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jatim, Kamis (7/5/2026). ANTARA/Rindhu DK


Dalam rangkaian kunjungannya di Kabupaten Madiun, Seruni Kabinet Merah Putih bersama rombongan juga mengunjungi sejumlah sekolah dasar di wilayah Kecamatan Balerejo dan Kecamatan Pilangkenceng.

Sejumlah bantuan berupa peralatan sekolah, perangkat shalat, hingga paket Gemarikan diberikan kepada siswa-siswi SDN Kedungrejo, SDN Pacinan, SDN Muneng, dan SDN Simo 01.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemasangan penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) di beberapa titik secara gratis dan sudah dapat dioperasikan.

"Keberadaan PJUTS diharapkan mampu meningkatkan penerangan lingkungan sekaligus menunjang aktivitas masyarakat pada malam hari," katanya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut baik bantuan listrik gratis yang menyasar warga kurang mampu di wilayahnya.

"Program ini tentu sangat bermanfaat bagi warga sasaran yang selama ini belum memiliki akses listrik," kata Bupati Hari Wuryanto.

Ia menyebut sebanyak 513 keluarga yang menerima bantuan program BPBL itu terdapat sejumlah wilayah, di antaranya di Kecamatan Balerejo sebanyak 257 KK dan sisanya tersebar di daerah lain, seperti Kecamatan Pilangkenceng.

Sementara, untuk wilayah Jawa Timur total ada sebanyak 40.910 KK yang menjadi sasaran program BPBL tersebut. 

Pihaknya berharap dengan bantuan tersebut, dapat meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Madiun, utamanya yang sulit mengakses listrik.
 



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026