Surabaya (ANTARA) - Festival kreativitas dan ekonomi kreatif (IdeaFest) Surabaya 2026 mengajak komunitas untuk berkolaborasi berbagai program unggulan yang inspiratif dan interaktif.

Co-Chair IdeaFest Ben Subiakto dalam keterangannya di Surabaya, Selasa menyebut bahwa IdeaFest bukan sekadar tempat mencari inspirasi tetapi ruang di mana ide bertemu dengan eksekusi nyata.

"Sebagai kelanjutan dari ekosistem yang telah dibangun sejak 2025, IdeaFest Surabaya kini berkembang menjadi platform kolaborasi lintas sektor. Kreator, entrepreneur, komunitas, hingga pemimpin industri dipertemukan dalam satu ruang yang dinamis," katanya.

Ia mengatakan, setelah sukses menghadirkan lebih dari 14.000 peserta pada tahun lalu, ajang ini tidak sekadar hadir sebagai kelanjutan, melainkan sebagai bentuk eskalasi dari semangat kolaborasi yang telah terbangun.

Mengusung tema "The Next Leap", kata dia, IdeaFest tahun ini mengajak masyarakat Surabaya untuk tidak berhenti pada pencapaian yang ada.

Menurutnya, tema ini menjadi dorongan untuk melangkah lebih jauh, menciptakan dampak yang lebih luas, serta berani mengambil lompatan besar dalam berbagai bidang.

""The Next Leap is not about starting. It's about stepping up" Pesan tersebut menjadi inti dari penyelenggaraan IdeaFest Surabaya 2026. Acara ini dirancang sebagai ruang pertemuan bagi individu dan komunitas yang sudah bergerak, agar naik ke level berikutnya," katanya.

Dalam kegiatan ini, topik yang diangkat pun sangat beragam, mulai dari teknologi, dunia digital, hingga tren terkini yang relevan dengan masyarakat Jawa Timur. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.

Selain jumlah sesi yang bertambah, IdeaFest juga menghadirkan topik-topik yang sedang populer dan relevan dengan fokus melihat masa depan dan memahami tren apa yang akan berkembang selanjutnya.

Sementara itu, Festival Director IdeaFest Surabaya, Saskia Tessy menegaskan pentingnya keberanian dalam mewujudkan mimpi. Menurutnya, generasi muda perlu melangkah nyata, bukan sekadar bermimpi besar.

"Kami ingin menggali lebih banyak potensi dan talenta anak muda Surabaya karena energi positif sangat penting untuk menghadapi kondisi dunia yang penuh tantangan saat ini," katanya.

Sementara itu, pengusaha F&B asal Surabaya, Karin Binanto menyoroti pentingnya keberanian dalam berkarya dan mendorong pelaku kreatif untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pencipta.

Ia menegaskan bahwa banyak ide bagus tidak terealisasi karena rasa takut gagal padahal proses mencoba adalah kunci utama untuk berkembang.

"Kenapa jenama luar terus masuk, tapi kita tidak menciptakan sendiri? Padahal kita bisa. Yang penting berani mulai, jangan hanya teori. Banyak orang punya teori hebat, tapi tidak pernah mulai. Padahal dari proses itulah kita bisa berkembang. Jangan takut gagal, yang penting mulai dulu," tuturnya.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026