Ini sebuah kebanggaan bagi SMAMX
Surabaya (ANTARA) - Orkestra siswa SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya kembali dipercaya tampil dalam ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 mengiringi penyanyi campursari Niken Salindry yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Ballroom Legacy, Surabaya.
Guru pendamping Orkestra SMAMX Aldiansyah mengatakan kepercayaan yang kembali diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah maupun para siswa.
“Ini sebuah kebanggaan bagi SMAMX, karena untuk kesekian kalinya Pemerintah Provinsi Jatim mempercayakan sekolah kami sebagai penyaji musik utama. Sesuatu yang juga menambah semangat bagi anak-anak,” kata Aldiansyah dalam keterangannya di Surabaya, Jumat.
Ia mengatakan keterlibatan siswa dalam forum pendidikan tingkat provinsi tersebut menjadi pengalaman penting untuk mengasah kemampuan musikal sekaligus membangun karakter dan disiplin siswa.
Menurut dia, SMA Muhammadiyah 10 Surabaya terus berkomitmen memberikan ruang pengembangan bakat siswa, termasuk di bidang seni dan musik.
Melalui penampilan tersebut, pihak sekolah berharap orkestra siswa dapat menjadi inspirasi bahwa generasi muda mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni pertunjukan di tingkat provinsi.
Dalam kegiatan pendidikan tingkat provinsi tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kepala sekolah, guru dari berbagai daerah di Jawa Timur, kepala dinas, serta sejumlah pejabat pemerintahan bidang pendidikan.
Dalam kesempatan itu, orkestra siswa SMA Muhammadiyah 10 Surabaya membawakan 10 lagu pada rangkaian acara inti EJIES 2026 dengan memadukan penampilan band dan string orchestra.
Beberapa lagu yang dibawakan antara lain “Sholawat”, “Jatim Cerdas”, “Negeri Khayalan”, “Sesaat Kau Hadir”, serta “Terbuang Dalam Waktu” milik Barasuara.
Selain itu, para siswa juga mengiringi penampilan sinden dan penyanyi campursari Niken Salindry melalui sejumlah lagu seperti “Kesayangan”, “Negoro Angin”, “Kari Cerito”, “Jangan Tunggu Lama”, dan “Gadis Manis Kalimantan”.
Penampilan para siswa tersebut mendapat perhatian tamu undangan melalui aransemen musik yang harmonis serta kemampuan membawakan berbagai genre musik.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.