Kami akan terus melakukan berbagai inovasi dan peningkatan dalam aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Hal itu merupakan prioritas utama kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Keberangkatan sejumlah kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, Selasa, dipastikan tepat waktu usai insiden anjloknya KA 161 Bangunkarta di Bumiayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Senin (6/4).

"Saat ini jalur hulu dan hilir pada wilayah tersebut sudah pulih dan dapat dilalui kereta api dengan kecepatan yang diizinkan, sehingga juga berdampak pada keberangkatan kereta di Jember," kata Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Selasa.

Ia mengatakan fokus KAI adalah memastikan seluruh jalur dapat dilalui dengan aman sehingga perjalanan kereta api kembali berjalan normal.

Petugas dari unit jalan rel dan jembatan telah melakukan penguatan konstruksi rel usai evakuasi untuk menjamin keselamatan perjalanan KA.

"Kami memastikan bahwa seluruh keberangkatan kereta api hari ini di Daop 9 Jember tetap berjalan lancar dan tepat waktu. Hal itu menunjukkan komitmen KAI dalam menjaga keandalan operasional di seluruh lintas pelayanan," tuturnya.

Cahyo menjelaskan bahwa seluruh perjalanan kereta api tetap beroperasi sesuai rute yang telah ditetapkan, tanpa adanya perubahan jalur ataupun pengalihan rute.

"Seluruh perjalanan KA tetap berjalan pada lintas normal, tanpa adanya rute memutar. Dengan demikian, penumpang tidak perlu khawatir akan adanya perubahan perjalanan dan akan terus memberikan update informasi seputar perjalanan kereta api," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, terdapat beberapa kelambatan kereta api tiba di wilayah Daop 9 Jember saat pemulihan jalur dan operasional seperti KA Wijayakusuma dan KA Blambangan Ekspres.

"Pada Selasa ini, KA Wijayakusuma tiba di Stasiun Ketapang pukul 07.30 WIB atau mengalami kelambatan sekitar 112 menit dan KA Blambangan Ekspres tiba di Stasiun Ketapang pukul 07.05 WIB atau terlambat 144 menit," ujarnya.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kejadian anjloknya KA Bangunkarta di emplasemen Stasiun Bumiayu. Pihak KAI terus berupaya melakukan penanganan secara cepat dan tepat demi menjaga keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api.

Ia juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan guna mewujudkan perjalanan kereta api yang tetap aman, nyaman dan selamat.

“Kami akan terus melakukan berbagai inovasi dan peningkatan dalam aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Hal itu merupakan prioritas utama kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.

 

 



Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : A Malik Ibrahim

COPYRIGHT © ANTARA 2026