Banyuwangi, Jatim (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat Stasiun Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami tren pertumbuhan penumpang dalam tiga tahun terakhir, yang mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi kereta api.
Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan
jumlah naik turun penumpang yang dilayani di Stasiun Rogojampi pada 2023 tercatat 409.291 penumpang, dan meningkat 12 persen menjadi 458.988 penumpang pada 2024.
"Selanjutnya, pertumbuhan penumpang mengalami akselerasi, di mana kenaikan penumpang dari tahun 2024 ke tahun 2025 meningkat lebih tinggi yakni 17 persen dengan total 536.897 penumpang," kata dia dalam keterangannya di Banyuwangi, Jatim, Rabu.
Dengan demikian, lanjut Cahyo, hal ini juga menegaskan peran strategis stasiun sebagai pintu gerbang menuju berbagai destinasi wisata unggulan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.
Menurut dia, tren kenaikan ini menunjukkan bahwa Stasiun Rogojampi semakin diminati oleh masyarakat, baik untuk keperluan mobilitas harian maupun perjalanan wisata.
"Stasiun Rogojampi menjadi salah satu stasiun yang kini banyak dilirik pelanggan karena lokasinya yang sangat dekat dengan sejumlah destinasi wisata unggulan, sehingga menjadikan kereta api sebagai pilihan transportasi yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga praktis untuk menjangkau berbagai objek wisata," kata Cahyo.
Dia menyampaikan sejumlah destinasi wisata populer yang dapat diakses dengan mudah dari Stasiun Rogojampi antara lain wisata Pantai Pulau Merah, Pulau Bedil, Green Island, De Djawatan dengan hutan trembesi yang ikonik, hingga Air Terjun Telunjuk Raung.
"Selain didukung oleh potensi wisata, kemudahan akses transportasi lanjutan dari stasiun juga menjadi nilai tambah, berbagai moda transportasi tersedia untuk mengantarkan pelanggan menuju destinasi tujuan dengan waktu tempuh yang relatif singkat," katanya.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026