Kenaikan harga elpiji nonsubsidi di Tulungagung

  • Selasa, 21 April 2026 15:21

Pekerja memindahkan tabung elpiji (LPG) nonsubsidi di salah satu agen di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026). Harga LPG nonsubsidi naik sejak 18 April 2026, masing-masing ukuran 5,5 kg dari Rp90.000 menjadi Rp107.000, 12 kg dari Rp192.000 menjadi Rp228.000, serta 50 kg dari Rp839.000 menjadi Rp1.073.000, namun permintaan dari sektor usaha seperti restoran dan rumah makan di daerah itu dilaporkan tetap stabil. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Pekerja memindahkan tabung elpiji (LPG) nonsubsidi ke atas truk di salah satu agen di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026). Harga LPG nonsubsidi naik sejak 18 April 2026, masing-masing ukuran 5,5 kg dari Rp90.000 menjadi Rp107.000, 12 kg dari Rp192.000 menjadi Rp228.000, serta 50 kg dari Rp839.000 menjadi Rp1.073.000, namun permintaan dari sektor usaha seperti restoran dan rumah makan di daerah itu dilaporkan tetap stabil. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Pekerja memindahkan tabung elpiji (LPG) nonsubsidi di salah satu agen di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026). Harga LPG nonsubsidi naik sejak 18 April 2026, masing-masing ukuran 5,5 kg dari Rp90.000 menjadi Rp107.000, 12 kg dari Rp192.000 menjadi Rp228.000, serta 50 kg dari Rp839.000 menjadi Rp1.073.000, namun permintaan dari sektor usaha seperti restoran dan rumah makan di daerah itu dilaporkan tetap stabil. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Pekerja memindahkan tabung elpiji (LPG) nonsubsidi di salah satu agen di Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026). Harga LPG nonsubsidi naik sejak 18 April 2026, masing-masing ukuran 5,5 kg dari Rp90.000 menjadi Rp107.000, 12 kg dari Rp192.000 menjadi Rp228.000, serta 50 kg dari Rp839.000 menjadi Rp1.073.000, namun permintaan dari sektor usaha seperti restoran dan rumah makan di daerah itu dilaporkan tetap stabil. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Berita Terkait