Jakarta (Antara) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan banyak orang yang tidak memilih atau menjadi golput bila pemilihan kepala daerah (pemilihan kepala daerah) dilaksanakan pada hari libur. Hal ini dikatakan Gamawan Fauzi di Istana Negara Jakarta, Senin, menanggapi angka golput yang cukup tinggi dalam Pilkada Jawa Barat (Jabar), Minggu (24/2). "Rata-rata pemilihan kepala daerah memang cenderung turun (pemilih) sekitar 60- an persen. Mungkin Jabar karena hari libur. Biasanya yang paling efektif hari yang diliburkan," katanya. Gamawan Fauzi menambahkan, bila pilkada dilaksanakan hari libur maka banyak orang yang menggunakannya untuk berlibur. "Bagusnya hari yang diliburkan seperti beberapa daerah hari Rabu atau Kamis. Itu orang tidak kemana-mana," ucapnya. Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Mendagri Gamawan memuji jalannya pilkada yang berlangsung dengan lancar, aman dana damai. "Hampir tidak ada kasus-kasus yang mengganggu pesta demokrasi," tukasnya. Ia menambahkan, dirinya berharap agar kondisi tersebut dapat terus berlangsung hingga pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat terpilih. (*)
Berita Terkait
Menteri Tito: Percepat pendataan rumah rusak akibat bencana di Sumatera
29 Desember 2025 15:44
Mendagri imbau pemda siapkan data lokasi pembangunan huntap
26 Desember 2025 19:01
Mendagri percepat pembangunan 1.000 huntap untuk korban bencana Aceh
23 Desember 2025 18:06
Mendagri: 106 ribu pakaian baru disalurkan ke korban bencana Sumatera
20 Desember 2025 21:30
Mendagri klarifikasi isu remehkan bantuan Malaysia ke Aceh
19 Desember 2025 16:30
Mendagri terbitkan SE pergeseran anggaran pada daerah bencana
12 Desember 2025 21:45
Mendagri: Pilkada langsung tak otomatis kepala daerahnya baik
11 Desember 2025 16:30
Ketika ibadah berujung petaka; belajar dari kasus Bupati Aceh Selatan
10 Desember 2025 10:19
