Banyuwangi (ANTARA) - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan antrean panjang arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, menjadi bahan evaluasi dan antisipasi pengamanan saat arus balik di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi.
"Sampai saat ini di Pelabuhan Gilimanuk masih ada antrean, dan ini menjadi bahan evaluasi dan antisipasi pengamanan bagi kami saat arus balik, karena kami yakin dari data jumlah saat mudik akan sama, dan bahkan bisa bertambah," kata ujar dia usai memantau arus balik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu.
Menurut Kapolda Nanang, dari hasil pemantauan udara untuk di Pelabuhan Gilimanuk pada siang hari ini masih terdapat antrean, sedangkan di Pelabuhan Ketapang sudah mulai lengang.
Karena, lanjut dia, pada hari ini penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk akan ditutup pada pukul 17.00 WIB.
"Bagi pengguna jasa (pengendara) yang tiba di Ketapang sebelum pukul 17.00 WIB bisa menyeberang, dan bagi yang melewati jam tersebut bisa parkir dan istirahat di tempat yang sudah disediakan ASDP," kata Kapolda Nanang.
Sementara itu, General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Arief Eko menyampaikan sampai dengan hari ini antrean pemudik di Pelabuhan Gilimanuk tersisa 9 kilometer.
"Jadi, hingga siang hari ini antrean di Pelabuhan Gilimanuk sudah berangsur terurai, kami terus melakukan upaya mengangkut semua pemudik dari Pelabuhan Gilimanuk ke Ketapang," kata Arief.
Dari pantauan, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto juga memberikan bingkisan Lebaran kepada pengemudi bus yang antre di Pelabuhan Ketapang, termasuk penumpang bus.
