Malang - Istri Wali Kota Malang Peni Suparto, Heri Pudji Utami tetap akan maju sebagai calon wali kota dalam perhelatan pemilihan kepala daerah atau pilkada yang digelar 23 Mei mendatang, meski gagal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP.
Wali Kota Malang Peni Suparto, Selasa menegaskan, Heri Puji Utami yang akrab dipanggil Bunda HP itu akan tetap maju dalam Pilkada Kota Malang dengan kendaraan partai politik lain.
"Bunda HP akan tetap maju dalam pilkada karena bunda memiliki dan memenuhi persyaratan untuk maju, apalagi sudah ada sejumlah parpol yang akan mengusung bunda dalam pertarungan pilkada Mei mendatang," kata Peni, menegaskan.
Sejumlah partai politik nonparlemen yang bergabung dalam Koalisi Malang Bersatu (KMB) sudah menjalin komunikasi untuk mengusung istri wali kota tersebut, bahkan kemungkinan besar Partai Demokrat juga masuk dalam barisan pengusung bendahara DPC PDIP Kota Malang itu.
Skenarionya, Heri Pudji Utami akan dipasangkan dengan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang Arif Dharmawan sebagai wakil wali kotanya.
Arif Dharmawan juga membenarkan adanya komunikasi dengan Heri Pudji Utami, namun komunikasi itu belum menghasilkan keputusan resmi. Oleh karena itu, Arif yang juga Ketua DPRD Kota Malang itu berharap agar DPP PD segera mengambil keputusan.
Sebab, katanya, semakin lama DPP menurunkan rekomendasi, maka persiapan untuk pilkada akan semakin mepet. "Saya berharap hari ini (Selasa, 19/2) atau paling lambat Rabu (20/2) surat rekomendasi dari DPP sudah turun," katanya.
Jalinan komunikasi antara Heri Pudji Utami dan Partai Demokrat tersebut sudah terlihat sejak lama atau ketika acara jalan sehat DPC Partai Demokrat yang digelar Minggu (27/1) di Jalan simpang Balapan Kota Malang.
Saat itu Heri Pudji Utami bersama Peni Suparto yang saat itu masih menjabat Ketua DPC PDIP Kota Malang kompak mengenakan baju kebesaran Partai Demokrat mendampingi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo dan Ketua DPC Kota Malang Arif Dharmawan.
Sementara sejak pendaftaran cawali-cawawali Kota Malang dibuka, Senin (18/2), ada tiga pasangan calon yang melakukan pendaftaran ke KPU, yakni pasangan Sri Rahayu-Priyatmoko Oetomo (PDIP).
Sedangkan dua pasangan lainnya dari jalur jalur perseorangan, masing-masing Dwi Cahyono-Muh Nur Udin dan Ahmad Mujais-Yunar Mulya.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026