Semoga Allah memberikan kesempatan, kesehatan dan keikhlasan bagi kita bersama-sama untuk bergerak menyisir di 10 hari terakhir bulan Ramadhan

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melaksanakan qiyamul lail dan sahur bersama lebih dari 35 ribu jamaah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur.

"Semoga Allah memberikan kesempatan, kesehatan dan keikhlasan bagi kita bersama-sama untuk bergerak menyisir di 10 hari terakhir bulan Ramadhan," kata Gubernur Khofifah di Surabaya, Selasa.

Kegiatan yang berlangsung pada malam ke-27 Ramadhan 1447 Hijriah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat spiritualitas umat sekaligus menyemarakkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak seluruh jemaah untuk memanjatkan doa bagi perdamaian dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah yang tengah dilanda konflik.

"Mudah-mudahan perang segera berhenti. Allah memberikan kedamaian di muka bumi terutama kedamaian di bumi Saudi Arabia karena mereka bersiap menerima tamu tamu Allah jemaah haji," ucapnya.

Ia berharap ketegangan yang terjadi antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel dapat segera mereda sehingga tidak mengganggu stabilitas kawasan, termasuk pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Menurut Khofifah, syarat mampu untuk menunaikan ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan kemampuan finansial, tetapi juga mencakup aspek keamanan dan keselamatan selama perjalanan menuju dan dari Tanah Suci.

"Kita bisa membayangkan dari proses menunggu yang cukup lama dan ketika ada sesuatu yang mengganggu keamanan dari pelaksanaan ibadah haji maka tentu akan kurang memperlancar ibadah haji," ujarnya.

Khofifah memohon doa agar Allah memberikan keamanan, ketenangan, dan ketenteraman bagi seluruh hamba-Nya di muka bumi, khususnya di Kerajaan Arab Saudi, sehingga pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan aman, tenteram, dan nyaman seperti yang diharapkan.

Pelaksanaan qiyamul lail diawali dengan muhasabah melalui pembacaan dzikir dan kalimat thoyibah yang dipimpin Imam Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Ustadz Achmad Muzakki, kemudian dilanjutkan salat Tahajud, salat Tasbih, salat hajat dan doa.

Usai pelaksanaan ibadah, Khofifah bersama cucunya Aila serta Emil melanjutkan kegiatan dengan sahur bersama jemaah di selasar masjid.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim menyediakan sekitar 10 ribu paket nasi untuk sahur bersama para jemaah.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, penyelenggara, serta relawan generasi Z (Gen Z) yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

"Terima kasih semuanya baik panitia, penyelenggara maupun relawan gen Z dan semua jamaah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya," katanya.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026