Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan utama yang rusak menjelang arus mudik Lebaran 2026 dengan total anggaran sekitar Rp60 miliar.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung Ahmad Rifai Sodik di Tulungagun, Minggu, mengatakan pengerjaan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan sebagian besar ruas jalan sudah tertangani sebelum Lebaran.
“Saat ini proses perbaikan ruas jalan utama yang rusak sedang kami kebut dan pada saat Lebaran nanti kami proyeksikan sudah tertangani sekitar 90 persen,” kata Rifai.
Ia menjelaskan terdapat lima ruas jalan yang saat ini dalam tahap pengerjaan. Beberapa di antaranya bahkan hampir rampung.
Ruas jalan Gragalan–Podorejo telah mencapai progres sekitar 95 persen, demikian pula ruas jalan Ngunut–Doroampel serta ruas jalan Boyolangu–Sanggrahan yang juga berada pada kisaran 95 persen penyelesaian.
Sementara itu, ia mengatakan perbaikan ruas jalan Pulosari–Sambirobyong–Bukur baru mencapai sekitar 62 persen karena memiliki panjang lintasan yang lebih besar dibanding ruas lainnya.
Adapun ruas jalan dari simpang empat Bus Nggoling ke utara hingga simpang empat Masjid Al-Muslimun sepanjang sekitar 1,3 kilometer telah selesai dikerjakan sepenuhnya.
Rifai menambahkan metode perbaikan yang dilakukan saat ini berupa pengaspalan hotmix dan tambal sulam untuk mempercepat peningkatan kualitas jalan sebelum arus mudik.
Sedangkan pekerjaan rekonstruksi jalan yang membutuhkan pengerjaan lebih besar akan dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri agar tidak mengganggu arus lalu lintas masyarakat saat mudik.
Salah satu ruas yang direncanakan menjalani rekonstruksi adalah ruas jalan Sambijajar yang kondisinya rusak cukup parah dan membutuhkan perbaikan konstruksi secara menyeluruh.
Selain itu beberapa ruas jalan di wilayah pegunungan juga akan diperbaiki menggunakan metode betonisasi setelah Lebaran agar struktur jalan lebih kuat dan tahan terhadap kondisi medan, katanya menambahkan.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026