Malang Raya (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Malang memasifkan patroli skala besar selama Ramadhan guna menekan angka tindak pidana kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat).

Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan angka kasus curanmor pada Februari 2026 mengalami penurunan sebesar 30 persen dibandingkan Januari 2026 dan kasus curat turun 70 persen pada periode yang sama.

"Penurunan angka kejadian ini menunjukkan langkah preventif yang kami lakukan mulai berdampak. Meski demikian, selama Ramadhan patroli skala besar dan pengamanan rutin ditingkatkan," kata Bambang.

Sepanjang Januari 2026 Polres Malang telah mencatat terdapat 10 kasus curanmor yang ditangani dan pada Februari 2026 angka tersebut turun menjadi tujuh kasus.

Sedangkan, untuk curat pada periode Januari 2026 mencapai 30 kasus, lalu pada Februari 2026 kepolisian angka itu tersebut turun menjadi sembilan kasus.

Bambang menyebut pelaksanaan patroli skala besar difokuskan pada jam rawan, yakni mulai menjelang berbuka puasa hingga dini hari saat sahur.

Personel Polres Malang yang terlibat di dalam tim patroli gabungan secara rutin mengawasi aspek keamanan di sejumlah titik vital, seperti pusat keramaian, tempat ibadah, jalur mudik lokal, dan kawasan permukiman warga.

"Upaya preventif dan represif kami jalankan secara berimbang," ucapnya.

Upaya kepolisian setempat juga ditujukan mengantisipasi munculnya kekhawatiran terhadap potensi munculnya aksi kriminal berupa curat maupun curanmor yang bisa menimbulkan keresahan dan mengancam keselamatan masyarakat.

Terlebih beberapa waktu ke depan juga memasuki masa mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dia mengimbau seluruh masyarakat agar segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kami menginginkan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat," tuturnya.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026