Madiun (ANTARA) - Badan Pengawas jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) makanan dan minuman di wilayah Kota Madiun untuk dapatkan sertifikat halal melalui program sertifikasi halal gratis (Sehati).
Perwakilan BPJPH Jawa Timur Ulfa Fitri Rahmatin dalam keterangannya di Madiun, Kamis mengatakan sejak 17 Oktober 2019, Kementerian Agama memberlakukan kewajiban sertifikat halal untuk produk makanan, minuman, serta hasil dan jasa sembelihan.
"Kami mengimbau para pelaku usaha yang belum memiliki sertifikat halal agar segera mendaftarkan produknya," ujarnya.
Ulfa menegaskan, sertifikat halal bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Percepatan sertifikat halal tersebut juga untuk mendukung program WHO yaitu Wajib Halal Oktober 2026 bagi para pelaku usaha makanan dan minuman serta barang gunaan.
"Tentunya kita akan terus bekerja sama dengan Kemenag dan pemerintahan daerah setempat guna percepatan sertifikat halal ini," katanya.
Sesuai data, sejak 2020 hingga kini sudah ada sekitar 10.064 pelaku usaha di Kota Madiun yang menerima sertifikat halal dan diharapkan bisa meningkat.
Ulfa meminta kepada para pelaku usaha untuk segera mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikat halal, karena hingga saat ini masih ada 172.894 kuota sertifikat halal secara gratis untuk wilayah Jawa Timur.
Salah satu penerima sertifikat halal, pelaku usaha sambal pecel Dapur 69 Susianto di Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun mengaku penjualan produk meningkat setelah dinyatakan halal.
"Alhamdulillah setelah produk kami dinyatakan halal, penjualan meningkat. Februari ini sudah tembus 100 paket. Untuk sambal bisa sampai 1 kuintal," katanya.
Menurutnya, proses pengurusan sertifikat halal tergolong cepat dan tidak berbelit. Setelah mendaftar serta mengikuti tahapan verifikasi dan survei lokasi produksi, sertifikat terbit kurang dari satu bulan.
Dengan adanya sertifikat halal, ia berharap usahanya semakin berkembang dan mampu menembus pasar yang lebih luas, sehingga kesejahteraan meningkat.
