Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.
Bupati Sidoarjo Subandi dalam keterangannya di Sidoarjo, Senin, menjelaskan bahwa sertifikasi halal bagi para pelaku UMKM di Sidoarjo sejauh ini telah dilaksanakan dengan baik oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo.
"Dengan adanya kolaborasi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur, maka perkembangan industri UMKM halal di Sidoarjo akan semakin kuat," kata Subandi.
Subandi menjelaskan bahwa pihaknya telah meminta koordinasi antara Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mendata secara detail jumlah UMKM di Sidoarjo, demi memetakan jumlah peserta yang telah maupun belum memiliki sertifikat halal.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo siap memfasilitasi para pelaku UMKM guna mendapatkan kuota sertifikasi gratis.
Subandi menjelaskan, sertifikasi halal bagi UMKM di Sidoarjo merupakan hal yang penting mengingat mayoritas penduduk setempat merupakan penganut Islam.
"Sebagai daerah dengan mayoritas penduduk Muslim, produk UMKM yang dikelola harus memiliki kejelasan dan jaminan halal," kata Subandi.
Sementara itu perwakilan BPJPH Jawa Timur Muhammad Fauzi menyebut pihaknya menyiapkan 1.350.000 kuota sertifikat halal gratis di tingkat nasional, dengan alokasi bagi UMKM di Jawa Timur sebesar 216.986 kuota.
Selain itu, Fauzi menyatakan bahwa perkembangan jumlah UMKM yang telah bersertifikat halal di Sidoarjo telah mencapai 38.000 UMKM, yang dinilainya perlu dukungan pemkab dan kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memfasilitasi para pelaku UMKM agar terus melaksanakan kegiatan perekonomian sesuai syariat Islam.
"Pembentukan ekosistem halal seperti Zona Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) juga dapat memperkuat pemasaran produk UMKM," kata Fauzi.
Ia berharap melalui kerja sama lintas perangkat tersebut dapat memperkuat UMKM yang ada di Jawa Timur khususnya di Sidoarjo.
