Lamongan (ANTARA) - Persela Lamongan tak gentar menghadapi pemuncak klasemen PSS Sleman, dan bertekad meraih poin penuh pada lanjutan Pegadaian Championship 2025-2026 yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu.
Pelatih Persela Bima Sakti memastikan timnya siap dan telah menyiapkan perubahan setelah gagal meraih poin dari Kudus, meski dua pemain, John Mena dan Titan, harus absen.
“Kami semua sudah siap dan sudah evaluasi kekalahan kemarin. Sekarang fokus mengembalikan performa terbaik,” kata Bima dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur.
Menurut dia, dinamika kompetisi menjadi hal wajar dan timnya tidak boleh terpengaruh posisi PSS yang saat inj berada di puncak klasemen sementara.
“Dalam kompetisi ada kalah dan menang, tidak ada tim yang selalu menang. Sepak bola bukan matematika. Siapa yang kerja keras, siap dan mau fight, itu yang akan memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengatakan timnya datang dengan kesiapan penuh dan menjadikan laga kontra Persela sebagai pertandingan penting dalam persaingan.
“Dua pertemuan musim ini kami belum menang atas Persela, itu jadi catatan bagi kami. Target setiap tim tentu ingin menang,” ujar Ansyari.
Ia mengakui absennya Tocantins akibat akumulasi kartu menjadi tantangan, namun menegaskan PSS tidak bergantung pada satu pemain.
Berdasarkan klasemen sementara grup B, PSS Sleman memimpin dengan 42 poin dan bersaing ketat dalam perebutan tiket promosi, sedangkan Persela mengoleksi 30 poin dan berada di papan tengah dengan peluang memperbaiki posisi.
