Kota Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Satuan Tugas Pangan Polres Probolinggo Kota bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan instansi terkait memperketat pengawasan sembilan bahan pokok saat memasuki bulan Ramadhan hingga Lebaran 2026.
"Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan terpadu selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah guna memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terkendali di wilayah Kota Probolinggo," kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin dalam keterangannya di Kota Probolinggo, Sabtu.
Ia mengatakan secara umum stok bahan pokok di Pasar Baru Kota Probolinggo dalam kondisi aman dan mencukupi berdasarkan hasil pengecekan bersama Bapanas dan instansi terkait, stok bahan pokok terpantau aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan di tingkat pedagang maupun distributor.
"Dalam pengecekan tersebut, tim memantau langsung harga sejumlah komoditas seperti beras, bawang, cabai, daging, telur, gula hingga minyak goreng. Kami pastikan stok sembako aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Secara umum, lanjut dia, pergerakan harga masih dalam kondisi wajar menjelang peningkatan permintaan masyarakat. Selain di pasar tradisional, Satgas Pangan juga melakukan pengecekan di sejumlah ritel modern.
"Dari hasil pemantauan, stok bahan pokok termasuk minyak goreng terpantau aman dan tersedia bagi masyarakat. Kami memastikan stok minyak goreng dan komoditas lainnya dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun indikasi penimbunan," ujarnya.
Ia mengatakan Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan.
"Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang dan nyaman," ujarnya.
