Nganjuk (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, memberikan edukasi keselamatan di jalur KA kepada para pelajar Madrasah MIS Al Fattah Nganjuk.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengemukakan edukasi kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang untuk membangun budaya keselamatan perkeretaapian di masa depan.

"Pelajar adalah agen perubahan keselamatan. Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik," katanya dalam keterangan di Nganjuk, Jumat.

Ia menambahkan dengan edukasi yang dilakukan tersebut, para pelajar bisa mengetahui hal-hal yang dilarang terkait dengan aktivitas perkeretaapian.

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap para siswa memahami bahwa tindakan sekecil apa pun di jalur KA, seperti bermain atau melempar batu dapat berdampak fatal bagi keselamatan nyawa orang banyak," ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari Daop 7 Madiun memaparkan transformasi KAI serta inovasi layanan terkini untuk menarik minat generasi muda menggunakan transportasi publik.

Selain itu, tim pengamanan memberikan edukasi mengenai larangan aktivitas di jalur KA.

Petugas juga mengimbau siswa tidak bermain di sekitar dan sepanjang jalur KA, swafoto, menerbangkan layang-layang, atau meletakkan benda asing di atas rel.

Petugas juga memaparkan tentang bahaya pelemparan kereta api dengan menjelaskan risiko kerusakan sarana serta ancaman luka serius bagi penumpang dan petugas.

Selain itu, dijelaskan tentang keamanan di pelintasan sebidang dengan mengedukasi tata cara melintas yang aman dengan prinsip "Berhenti, tengok kanan-kiri, aman, jalan".

Petugas juga menjelaskan dampak negatif vandalisme dengan menekankan bahwa aksi corat-coret atau perusakan fasilitas bukan sekadar kenakalan remaja, melainkan tindakan yang mengganggu operasional.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan deklarasi komitmen yang diikuti ratusan pelajar dari Madrasah MIS Al Fattah Nganjuk beserta kepala sekolah dan dewan guru.

Semua berikrar untuk tidak melakukan aksi vandalisme dan bersedia berperan aktif dalam menjaga keamanan jalur kereta api di lingkungan mereka.

"Sinergi antara KAI dan institusi pendidikan adalah kunci. Kami percaya dengan edukasi yang tepat, akan tercipta budaya disiplin di masyarakat. Karena pada akhirnya, keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama," kata Tohari.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026