Jakarta (ANTARA) - Provinsi DKI Jakarta sudah mempunyai 68 titik Kampung Siaga Bencana (KSB) terutama di daerah rawan bencana banjir. "KSB sudah ada di Jakarta, terutama masalah banjir. Masyarakat kita beri edukasi tentang bagaimana memahami masalah karakter lingkungan," kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di Jakarta, Kamis. Menurut Mensos, masyarakat sudah paham untuk menyelamatkan diri mengungsi ketika banjir datang. Mensos mengatakan, penanganan banjir Jakarta perlu dilakukan semua pihak karena menurutnya Pemda DKI Jakarta tidak akan bisa mengatasi sendiri. Perlu turun tangan pemerintah pusat. Penyelesaiannya harus konprehensif dan jangka panjang. Selain itu mental masyarakat yang masih membuang sampah ke sungai juga harus diubah, tambah Mensos. (*)
Berita Terkait
Polisi lontarkan 30 pertanyaan ke Reza "Arap" terkait kematian Lula Lahfah
27 Januari 2026 13:46
Soal es gabus di Jakarta, petugas akui terlalu cepat ambil kesimpulan
27 Januari 2026 11:00
Polisi tunggu hasil pemeriksaan dokter soal kematian Lula Lahfah
26 Januari 2026 16:26
Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global
26 Januari 2026 15:45
Polisi akan minta keterangan sejumlah saksi soal kematian Lula Lahfah
25 Januari 2026 20:44
Lebih dari 1.600 warga Jakarta masih mengungsi karena banjir
25 Januari 2026 15:00
Grup K-pop BTS diupayakan gelar konser di JIS
25 Januari 2026 12:26
Proliga 2026: Garuda Jaya buat kejutan kalahkan juara bertahan Bhayangkara Presisi
25 Januari 2026 12:01
