Surabaya - Tim SAR Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir (Yontaifib-1 Mar) akhirnya menemukan korban tenggelam di Sungai Brantas Wringinanom, Gresik, setelah melakukan pencarian pada 20-23 Desember. Penerangan Pasmar-1 Marinir melalui siaran pers yang diterima ANTARA di Surabaya, Selasa, melaporkan korban bernama Siti Emilia (18) asal Kesamben Kulon, Dusun Randu Songo Rt.04 Rw.08, Wringinanom Gresik, menceburkan diri di Sungai Brantas Wringinanom Gresik pada 20 Desember 2012 pukul 20.30 WIB. Informasinya, dia mengejar pacarnya yang naik rakit penyeberangan hingga dia pun tenggelam. Pada 21 Desember 2012 sekitar pukul 19.00 WIB, Perwira Jaga Yontaifib-1 Mar menerima perintah dari Padis Pasmar-1 untuk menyiapkan Tim SAR dan melaksanakan SAR di lokasi tenggelamnya korban. Setelah menerima perintah tersebut, perwira jaga menyiapkan dua tim siaga SAR (15 personel) beserta perlengkapannya yang dipimpin Lettu Marinir Ricky Sandro. Selang beberapa waktu kemudian sekitar pukul 19.15 WIB, Tim SAR berangkat menuju lokasi tempat tenggelamnya Siti Emilia dan sesampai di lokasi tujuan langsung berkoordinasi dengan saksi mata yang sudah berada di lokasi kejadian. Setelah itu, tim dan saksi mata langsung melaksanakan pencarian korban dengan menyisir sungai dari lokasi kejadian sampai ke Jembatan Baru Sepanjang. Pada 18 Desember 2012 sekitar pukul 01.00 WIB, pencarian dihentikan dikarenakan tidak ada tanda-tanda korban mengapung dan pencarian dilanjutkan kembali pada pagi harinya. Pada pukul 06.00 WIB, Tim SAR Yontaifib-1 Mar beserta warga kembali melaksanakan pencarian korban dengan melakukan penyisiran dan penyelaman dari jembatan Rolak sampai ke wringinanom Gresik. Pada 23 Desember 2012 pukul 13.00 WIB, Tim SAR Yontaifib-1 Mar beserta warga menemukan korban Siti Emilia dalam keadaan mengapung dan tersangkut di semak-semak pohon bambu di belakang Pabrik Miwon Driyorejo Gresik. Selanjutnya, korban langsung diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan. Sebelumnya, prajurit Yontaifib-1 Mar juga telah membantu pencarian korban tenggelam di Sungai Buntung Bungurasih, Surabaya, sejak Minggu (16/12) malam, namun baru menemukan korban pada Rabu (19/12) siang. (*)
Berita Terkait
Tim SAR temukan serpihan badan kapal tenggelam di Labuan Bajo
30 Desember 2025 10:19
Tim SAR temukan seorang korban kecelakaan kapal di Labuan Bajo
29 Desember 2025 09:52
Basarnas paparkan hasil pencarian empat WNA hilang di Labuan Bajo
28 Desember 2025 22:00
SAR memperluas pencarian empat WNA hilang di Labuan Bajo
28 Desember 2025 13:22
SAR evakuasi ibu dan balita terjebak banjir di Martapura
28 Desember 2025 10:20
Tim SAR cari empat warga Spanyol tenggelam di Labuan Bajo
27 Desember 2025 14:42
Tim SAR evakuasi tujuh korban kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo
27 Desember 2025 14:30
Tim SAR cari delapan ABK hilang di perairan Tanggamus Lampung
21 Desember 2025 21:45
