London (ANTARA/Reuters) - Pemain tengah Everton Marouane Fellaini dihukum tiga pertandingan setelah didakwa FA melakukan tindak kekerasan, demikian diumumkan klub Liga Utama Inggris itu, Senin (Selasa WIB). Pemain internasional dari Belgia itu dinyatakan bersalah menanduk muka pemain Stoke City Ryan Shawcross pada pertandingan yang berakhir 1-1 Sabtu. Everton mengatakan, pemain dan klub menerima hukuman itu dan Fellaini tidak akan turun lapangan ketika mereka berhadapan dengan West Ham United, Wigan Athletic dan Chelsea. Wasit Mark Halsey mengatakan, ia melihat terjadi dua kesalahan yang melibatkan Fellaini dan Shawcross, dan ia melihat keduanya tidak melakukan kesalahan besar. "Saya menyesal dengan apa yang menimpa Ryan Shawcross, tim saya dan pendukung kami," tutur Fellaini sesudan bertanding. "Banyak terjadi saling dorong dalam lapangan dan bahkan di dalam daerah penalti Stoke dan saya tidak merasa melakukan kesalahan," katanya. "Tapi saya menerima hukuman itu, karena apa yang sudah saya perbuat," ucapnya. "Saya juga minta maaf kepada pelatih dan staf. Saya tidak bisa mencari-cari alasan. Saya kecewa dengan perlakuan terhadap saya dan saya juga kecewa karena kehilangan kesabaran dan itu saya kira tidak profesional," tuturnya.(*)
Berita Terkait
ANTARA sampaikan siap jadi amplifikator Piala Dunia saat rapat di DPR
28 Januari 2026 13:22
Dirut sebut jadikan ANTARA ekosistem informasi negara saat rapat DPR
28 Januari 2026 12:11
Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global
26 Januari 2026 15:45
Kabiro ANTARA Jatim raih gelar magister di UPNVJT dengan predikat cumlaude
24 Januari 2026 17:21
PM Greenland tidak tahu apa yang disepakati antara Trump dan NATO
23 Januari 2026 10:05
Kirim tim peliputan, ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 Januari 2026 15:50
Wamenkomdigi : Kantor Berita ANTARA berperan penting publikasikan program pemerintah
20 Januari 2026 17:46
