Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Ribuan wisatawan domestik memadati lapangan Jamboo Kingdom, Desa Pucangan, Tulungagung, Jawa Timur untuk menikmati semarak Parade Balon Udara yang digelar pemerintah daerah setempat, Minggu.
"Kegiatan ini sangat bagus sebagai wisata budaya. Kami ingin tradisi ini bisa dipertahankan dan dilestarikan, utamanya untuk mengedukasi penggemar balon udara tata cara penerbangan (balon udara) yang aman dan terkendali," kata Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Parade balon udara berukuran jumbo setinggi 10-15 meter dan diameter 7-10 meter itu menjadi ruang ekspresi masyarakat pecinta balon udara sekaligus menjadi sarana edukasi wisata budaya.
Ada kurang lebih sebanyak 20 balon udara yang diterbangkan di langit Desa Pucangan Kecamatan Kauman, sejak pukul 06.00 WIB.
Beberapa balon udara tersebut milik komunitas pecinta balon udara Tulungagung, namun sebagian besar merupakan milik perorangan atau komunitas dari Wonosobo, Jawa Timur.
Mereka sengaja diundang khusus untuk memeriahkan parade balon udara ini untuk memantik sekaligus mengedukasi tata cara penerbangan balon udara yang aman, terkontrol dan tidak mengganggu jalur penerbangan komersil maupun pertahanan udara kita.
Gatut menilai tingginya animo masyarakat membuka peluang parade tersebut dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak peserta pada tahun mendatang.
"Nanti setiap OPD dan kecamatan harus ikut mengirim balon udara agar semakin meriah," kata Gatut.
Ia menyebut kegiatan ini diharapkan menjadi hiburan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih sulit. Menurut dia, penyediaan ruang hiburan yang sehat dapat memberi dampak positif bagi warga.
"Rakyat membutuhkan hiburan. Jika rakyat terhibur bisa mendapat pahala, yang penting uangnya tidak dikorupsi," ujarnya.
Salah seorang warga, Jasmin (23), mengaku antusias mengikuti parade ini. Ia menyampaikan selama ini hanya melihat parade balon udara melalui media sosial.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menyuguhkan tontonan menarik, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal karena pelaku UMKM dilibatkan.
"Tidak hanya menikmati balonnya saja, tetapi ekonomi warga juga bergerak," katanya.
