Mojokerto (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Banyu Biru Djarot mendorong kepada pelaku seni untuk naik kelas demi meningkatkan perekonomian, salah satunya melalui penyelenggaraan Workshop bertajuk "Promosi dan Pemasaran Seni Rupa dan Seni Pertunjukan".
"Silahkan mengikuti workshop ini biar menambah ilmu dan juga silahkan didengarkan supaya menambah wawasan terkait dengan seni," kata Banyu dalam keterangannya di Mojokerto, Sabtu.
Ia mengatakan perhelatan seni rupa dan pertunjukan perlu dilakukan secara serius supaya bisa terus dikenal oleh masyarakat luas, termasuk di luar negeri.
"Kalau mau serius nama kerennya show biz atau industri hiburan yang nantinya sebagai penggerak perekonomian terbesar. Seperti Hollywod, New York, Paris, Singapura dimana ekonomi kreatif di negara ini sangat maju," katanya.
Seni pertunjukan Broadway, lanjutnya, juga menjual nilai kisah klasik sehingga orang penjuru dunia hadir untuk memberikan apresiasi.
Ia mengatakan orang-rang rela antre untuk menonton konser, menonton penampilan artis dan juga band yang berasal dari luar negeri.
"Pun demikian dengan kesenian juga bisa seperti itu," katanya.
Ia mengatakan, sebagai anak seorang seniman tentunya kesian itu merupakan format tertinggi dalam mengapresiasi kehidupan.
"Karena semakin tinggi kesenian dalam sebuah wilayah, maka semakin maju peradaban kemanusiaan yang ada di wilayah tersebut," katanya.
Ia mengatakan, dengan menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif Komisi VII DPR RI berkolaborasi mendukung pengembangan seniman dan industri kreatif, termasuk memberikan wadah bagi musisi, mengenalkan seni tradisional, hingga memperjuangkan kebijakan yang mendukung ekosistem kreatif.
"Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa membangkitkan kesenian yang ada di wilayah ini supaya bisa lebih maju dan dikenal secara luas termasuk di luar negeri," katanya.
Anggota DPR dorong pelaku seni naik kelas
Sabtu, 22 November 2025 15:05 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Banyu Biru Djarot saat bertemu dengan para pelaku kesenian. ANTARA/HO-Tim Banyu
