Banyuwangi (ANTARA) - Perusahaan energi asal Jerman, yakni WPD Energi akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/Angin (PLTB) dengan kapasitas 200 megawatt di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Pemerintah Indonesia saat ini tengah menggencarkan program pembangunan pembangkit listrik energi baru terbarukan sebagai upaya kemandirian energi dan target net zero emission.
"PLTB merupakan pembangkit listrik ramah lingkungan, tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi udara dan ini mendukung pengurangan emisi karbon dan transisi menuju energi bersih yang dicanangkan pemerintah pusat," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestandani di Banyuwangi, Senin.
Dengan dibangunnya pembangkit listrik tenaga angin di Banyuwangi, lanjut dia, akan berkontribusi pada pasokan energi bersih nasional.
Bupati Ipuk menyampaikan sebelumnya telah bertemu dengan perwakilan perusahaan energi asal Jerman itu dan memaparkan rencana pembangunan PLTB, dan disampaikan pula beroperasi pada 2028.
"Perusahaan tersebut telah berpengalaman di bidang energi angin di Jerman selama puluhan tahun, dan mereka juga melihat potensi pengembangan energi terbarukan di Indonesia," katanya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyuwangi Partana mengatakan pembangunan PLTB Banyuwangi telah direncanakan melalui tahapan terstruktur sejak tahun 2024 hingga 2028 dan kegiatan dimulai dengan persiapan proyek, pengumpulan data angin serta asesmen lokasi.
"Sepanjang tahun 2024 hingga 2025 difokuskan untuk memastikan kelayakan teknis dan administratif, dan pada tahun 2026-2027 fokus kegiatan dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur PLTB," katanya.
Perusahaan energi asal Jerman bangun PLTB di Banyuwangi 200 megawatt
Senin, 17 November 2025 15:58 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menerima kunjungan dari perusahaan energi dari Jerman di Banyuwangi, Jawa Timur. ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
