Partai Golkar optimistis mampu meraih 20 persen suara pada pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024. 

Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Lodewijk F Paulus mengungkapkan target tahun 2024 telah didiskusikan, direncanakan dan dipelajari setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilu 2019. 

"Targetnya Partai Golkar menang Pemilu 2024. Pada Musyawarah Nasional Partai Golkar pada 15 Desember 2021 lalu juga memutuskan Ketua Umum Airlangga Hartarto dicalonkan sebagai kandidat Presiden," katanya saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis dan Bimbingan Teknis Pemenangan Pemilu Daerah Pemilihan Jawa III di Surabaya, Jumat.
 
Lodewik menjelaskan, target lainnya Partai Golkar diharapkan mampu meraih 20 persen suara pada Pemilu Legislatif 2024, yang artinya dari sebanyak 575 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) diharapkan mampu menduduki 115. 

"Tentu target 20 persen suara itu juga di-breakdown hingga tingkat masing-masing Provinsi maupun Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia," ujarnya.

Terkait Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN), Lodewijk menyatakan pekan depan akan melakukan pemantapan visi dan misi demi memenangkan Pemilu 2024 di Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan. 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Timur M Sarmuji memastikan telah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pemilu Presiden dan Legislatif 2024. 

Menurutnya, harus diakui bahwa partai lain sebagai kompetitor juga menyiapkan hal yang sama. "Kita tentu ingin menang, tetapi mereka juga berkeinginan yang sama," katanya.

Sarmuji menandaskan, di Jawa Timur, Partai Golkar sudah melakukan konsolidasi hingga DPD Kabupaten/Kota maupun tingkat desa. 

"Kita sudah mengajak bicara pengurus baik di DPD maupun Fraksi untuk terlibat memenangkan partai Golkar," ujarnya. 
 

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022