Penjualan tanaman anggrek meningkat
- 29 Oktober 2020 09:42
Seorang pengunjung melihat tanaman anggrek di Raung Orchid, Desa Jambewangi, Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/10/2020). Tanaman anggrek yang dijual Rp20.000 sampai Rp125.000 per tanaman itu meningkat penjualannya akibat semakin banyak masyarakat meminati berkebun dengan tersedianya waktu luang di rumah dampak pandemi COVID-19. Antara Jatim/Seno/zk
Petani memperlihatkan bibit tanaman anggrek di Raung Orchid, Desa Jambewangi, Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/10/2020). Tanaman anggrek yang dijual Rp20.000 sampai Rp125.000 per tanaman itu meningkat penjualannya akibat semakin banyak masyarakat meminati berkebun dengan tersedianya waktu luang di rumah dampak pandemi COVID-19. Antara Jatim/Seno/zk
Pengunjung melihat bibit tanaman anggrek di Raung Orchid, Desa Jambewangi, Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/10/2020). Tanaman anggrek yang dijual Rp20.000 sampai Rp125.000 per tanaman itu meningkat penjualannya akibat semakin banyak masyarakat meminati berkebun dengan tersedianya waktu luang di rumah dampak pandemi COVID-19. Antara Jatim/Seno/zk
Seorang pengunjung melihat tanaman anggrek di Raung Orchid, Desa Jambewangi, Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/10/2020). Tanaman anggrek yang dijual Rp20.000 sampai Rp125.000 per tanaman itu meningkat penjualannya akibat semakin banyak masyarakat meminati berkebun dengan tersedianya waktu luang di rumah dampak pandemi COVID-19. Antara Jatim/Seno/zk