Mentan Tanam Bibit Jagung di Blitar
- 13 Agustus 2020 23:58
Menteri pertanian Syahrul Yasin limpo (kiri) menyerahkan bibit tanaman pangan kepada perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan), usai penanaman bibit jagung hibrida secara simbolis diladang milik Perhutani di Blitar, Jawa Timur, Kamis (13/8/2020). Kementan menyatakan rata-rata produktivitas jagung lokal hanya sekitar 6,4 ton per hektar, dan menargetkan produksi jagung naik menjadi 8 sampai 9 ton per hektar di tahun ini. Antara Jatim/Irfan Anshori/zk.
Menteri pertanian Syahrul Yasin limpo berpidato usai penanaman bibit jagung hibrida secara simbolis diladang milik Perhutani di Blitar, Jawa Timur, Kamis (13/8/2020). Kementan menyatakan rata-rata produktivitas jagung lokal hanya sekitar 6,4 ton per hektar, dan menargetkan produksi jagung naik menjadi 8 sampai 9 ton per hektar di tahun ini. Antara Jatim/Irfan Anshori/zk.
Menteri pertanian Syahrul Yasin limpo (Dua Kiri) didampingi Bupati Blitar Rijano (Kiri) menyerahkan bantuan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank BNI kepada perwakilan petani, usai penanaman bibit jagung hibrida secara simbolis diladang milik Perhutani di Blitar, Jawa Timur, Kamis (13/8/2020). Kementan menyatakan rata-rata produktivitas jagung lokal hanya sekitar 6,4 ton per hektar, dan menargetkan produksi jagung naik menjadi 8 sampai 9 ton per hektar di tahun ini. Antara Jatim/Irfan Anshori/zk.
Menteri pertanian Syahrul Yasin limpo (Tengah) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI Nurhadi (kiri) didampingi Bupati Blitar Rijano (Kanan) menanam bibit jagung hibrida secara simbolis diladang milik Perhutani di Blitar, Jawa Timur, Kamis (13/8/2020). Kementan menyatakan rata-rata produktivitas jagung lokal hanya sekitar 6,4 ton per hektar, dan menargetkan produksi jagung naik menjadi 8 sampai 9 ton per hektar di tahun ini. Antara Jatim/Irfan Anshori/zk.