Trenggalek, Jatim (ANTARA) - Polres Trenggalek, Jawa Timur, menyiagakan posko dapur umum sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana alam akibat fenomena La Nina yang diprediksi melanda wilayah selatan Jawa.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, Jumat, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan aparat kepolisian bersama relawan dalam membantu masyarakat apabila terjadi bencana.
“Posko dapur umum ini sebagai respon cepat terhadap prediksi cuaca ekstrem akibat La Nina. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat bisa segera terpenuhi jika terjadi bencana,” ujarnya.
Maliki menjelaskan posko dapur umum beroperasi di halaman Mapolres Trenggalek dengan dukungan personel Tagana.
Dalam simulasi awal, dapur umum tersebut menyiapkan 150 porsi menu darurat sehat dan menyalurkan paket beras tiga kilogram kepada warga kurang mampu.
“Menu darurat kami siapkan bersama Tagana dan dibagikan dalam kegiatan bakti sosial agar masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” kata Riwan Maliki.
Menurut Kapolres, dapur umum akan tetap disiagakan selama kondisi cuaca belum stabil.
Pihaknya juga siap membuka posko tambahan di lokasi lain bila intensitas hujan meningkat atau terjadi bencana di sejumlah wilayah.
“Sementara kami dirikan satu posko dapur umum di Polres, tetapi kalau kondisi memburuk kami akan perluas ke wilayah-wilayah terdampak,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi di musim hujan.
"Kami berharap Trenggalek dijauhkan dari bencana, namun masyarakat tetap harus siap dan mengutamakan keselamatan," ucapnya.
