Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Polres Trenggalek menggelar patroli gabungan sekaligus sterilisasi gereja menjelang pelaksanaan ibadah misa perayaan Natal 2025 di wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Selasa.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki mengatakan patroli tersebut melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP setelah sebelumnya mengikuti apel kesiapsiagaan pengamanan Natal.
"Kegiatan patroli dan pengamanan gereja ini diikuti sekitar 50 personel gabungan," kata Ridwan di Trenggalek, Rabu.
Ia menyebutkan, terdapat 29 gereja di Kabupaten Trenggalek yang menggelar misa Natal 2025 dengan jumlah jemaat bervariasi, mulai dari 50 hingga sekitar 400 orang per gereja.
Dalam patroli tersebut, petugas menyasar sejumlah gereja, di antaranya Gereja Santa Maria, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), serta Gereja Utusan Pantekosta.
Ridwan menjelaskan, sterilisasi dilakukan untuk memastikan lokasi ibadah aman dari potensi gangguan keamanan, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman yang dapat mengganggu jalannya perayaan Natal.
"Kami sudah memetakan gereja-gereja yang melaksanakan misa dan menempatkan personel pengamanan di masing-masing lokasi," ujarnya.
Kapolres berharap pengamanan yang dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat dalam menjalankan ibadah Natal.
"Ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam memberikan pelayanan dan pengamanan perayaan Natal 2025 di Trenggalek," katanya.
Sementara itu, Pendeta Gereja Utusan Pantekosta Trenggalek Ayub Rusmanto berharap perayaan Natal tahun ini dapat membawa kedamaian bagi umat. Ia juga menyampaikan doa khusus bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera.
"Kami berharap Natal tahun ini membawa sukacita dan keselamatan, serta menjadi momentum untuk mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana," ujarnya.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.