Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengingatkan agar Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri turut aktif untuk memaksimalkan kinerja koperasi di daerah.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.mengemukakan ada banyak tantangan dalam masalah koperasi ke depannya. Ia ingin Dekopinda Kabupaten Kediri turut aktif kolaborasi dengan pemerintah, sehingga koperasi bisa berjalan baik.
"Tantangan ke depan besar, siapapun nanti yang terpilih sebagai ketua Dekopinda yang baru, pesan saya satu, lakukan regenerasi," katanya dalam acara rapat Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kabupaten Kediri di Kediri, Rabu.
Ia mengatakan rencana kerja dan struktur kepemimpinan tentunya sangat diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua anggota. Dekopinda juga bisa menjadi pengayom sekaligus payung bagi koperasi di kabupaten.
"Saya berharap ini bisa menjadi payung bagi seluruh koperasi di Kabupaten Kediri," kata dia.
Bupati berharap kegiatan Musda Dekopinda Kabupaten Kediri berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik. Kalangan muda harus lebih proaktif bergabung dalam gerakan koperasi, yang menjadi salah satu pilar ekonomi rakyat.
Dekopinda Kabupaten Kediri saat ini memiliki anggota dari berbagai jenis koperasi, seperti Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Koperasi Serba Usaha (KSU), Koperasi Wanita (Kopwan), serta Koperasi Syariah (Kopsyah), dengan jumlah ratusan unit.
Sementara itu, Ketua Dekopin Wilayah Jawa Timur Slamet Sutanto yang hadir dalam acara itu menyampaikan dengan Musda Dekopinda Kabupaten Kediri tersebut, pihaknya ingin agar muncul banyak gagasan untuk membangun koperasi di Kabupaten Kediri menjadi lebih baik.
Ia menyebut hadirnya koperasi desa maupun Koperasi Kelurahan Merah Putih diperlukan sinergisitas dan komitmen bersama untuk memegang prinsip koperasi sebagai organisasi ekonomi rakyat.
"Ini kalau dikelola dengan baik, dikelola dengan benar dan pengurus yang kompeten saya meyakini bahwa ekonomi tumbuh besar dari desa-desa di seluruh Kabupaten Kediri," kata dia.
Slamet menekankan ada tiga syarat yang harus dipenuhi bagi pimpinan Dekopinda Kabupaten Kediri, yakni memiliki kompetensi dan kapabilitas, khususnya bidang perkoperasian.
Selain itu, yang bersangkutan juga memiliki karakter, amanah, jujur dan memegang teguh bahwa tugas Dekopinda adalah pengabdian untuk kebaikan gerakan koperasi.
"Terakhir, pemimpin yang ahli komunikasi, bisa membangun jaringan di semua pihak," kata dia.
Dalam Musda itu dibahas mengenai laporan pertanggungjawaban (LPJ) program kerja tahun 2021-2025, rencana kerja tahun 2026-2030 serta pemilihan ketua pimpinan periode 2026-2030.
Kegiatan itu selain dihadiri Bupati Kediri, juga 225 orang yang mewakili gerakan koperasi yang ada di seluruh Kabupaten Kediri, serta tamu undangan lainnya.
