Madura Raya (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melakukan penghijauan melalui Program Gerakan Santri Jaga Bumi sebagai upaya menanggulangi bencana alam banjir dan menjaga kelestarian alam.

"Selain sebagai bentuk komitmen dalam berupaya mencegah kerusakan alam, program ini juga sebagai bentuk pelaksanaan dari ajaran agama Islam," kata Kepala Kantor Kemenag Sumenep Abdul Wasid di sela-sela kegiatan kegiatan penanaman pohon di Pondok Pesantren Al Ibrohimy, Pragaan, Sumenep, Senin.

Ia menjelaskan pesantren dan para santri memiliki tanggungjawab moral dalam ikut melestarikan alam dan menciptakan lingkungan hijau.

Karena itu, sambung dia, peran aktif kalangan pesantren dan para santri harus ditingkatkan sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan.

"Santri tidak hanya menjaga nilai-nilai agama, tetapi juga harus menjadi pelopor dalam menjaga alam sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT," katanya.

Menurut Abdul Wasid, menjaga kelestarian alam seperti melakukan penghijauan guna mencegah terjadinya banjir juga menjadi bagian dari iman dan kerja kemanusiaan.

"Manusia itu kan khalifah di muka bumi ini dengan tugas pokok adalah melestarikan dan memakmurkan bumi," katanya.

Program Santri Jaga Bumi oleh Kemenag Sumenep ini, kata dia, nantinya akan menyasar 380 lembaga pondok pesantren yang ada di wilayah itu.

"Jika dulu santri berjuang memperebutkan kemerdekaan bangsa ini, maka di masa kini santri harus berjuang mengisi kemerdekaan yang salah satunya melalui Program Santri Jaga Bumi ini," katanya.

Gerakan penghijauan di Pondok Pesantren Al Ibrohimy itu dihadiri oleh para santri, pengasuh pondok pesantren, perwakilan Kodim Sumenep, dan perwakilan Koramil Pragaan.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Al Ibrohimy KH M Hayatul Islam mengapresiasi inisiatif Kemenag Sumenep dalam menanamkan nilai-nilai ekologis berbasis keagamaan kepada santri.

"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin, sehingga santri tidak hanya cakap dalam ilmu agama, tetapi juga sadar akan tanggung jawab ekologis," ujarnya.

Melalui program itu lembaga pesantren, kata dia, diharapkan mampu memperkuat kesadaran ekologis generasi muda, khususnya santri, untuk terus menjaga bumi dan mewujudkan Indonesia yang hijau dan berkelanjutan.



Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026