Surabaya (ANTARA) - Gerakan menari bersama di pusat perbelanjaan bernama Indonesia Menari yang diinisiasi Indonesia Kaya merupakan salah satu upaya untik mengajak masyarakat lebih dekat dengan tarian tradisional Indonesia dengan konsep modern.
Program Manajer Indonesia Kaya Billy Gamaliel di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu mengatakan untuk tahun ini Indonesia Menari digelar di pusat-pusat perbelanjaan yang tersebar di 11 kota di seluruh Indonesia.
"Rangkaian kota tersebut mencakup Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Palembang, serta kota-kota baru seperti Surabaya, Balikpapan, Manado, Bekasi, dan Karawang," katanya.
Ia mengatakan, khusus di Surabaya akan diselenggarakan pada tanggal 12 Oktober di Ciputra World Surabaya dengan jumlah peserta yang ikut diperkirakan mencapai seribu orang.
"Mereka berkelompok sekitar tujuh orang dengan menari tarian daerah yang sudah diaransemen ulang," katanya.
Selain menampilkan keindahan seni tari, kata dia, Indonesia Menari yang kembali hadir setelah beberapa tahun vakum ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan musik yang menarik.
"Lebih dari sekadar panggung, kami berharap Indonesia Menari dapat menjadi ruang apresiasi dan inspirasi yang mendorong masyarakat untuk mencintai, melestarikan, dan berbangga terhadap warisan budaya tari Indonesia," ujarnya.
Indonesia Menari merupakan kegiatan tahunan dari Indonesia Kaya yang dimulai sejak tahun 2012. Pada tahun 2019, Indonesia Menari dilaksanakan secara serempak di Jakarta, Bandung, Solo, Semarang, Medan, Makassar, dan Palembang.
Kegiatan ini harus dibatalkan pada 2020 karena pandemi COVID-19, namun hadir secara virtual pada 2021. Setelah empat tahun berlalu, para pecinta tari dapat kembali ikut serta dan menyaksikan kemeriahan acara ini dalam Indonesia Menari 2025.
